news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tak Punya Tempat Bercerita? AI Peliharaan Jadi Teman Pengusir Kesepian di China.
Sumber :
  • ANTARA/XINHUA/Mao Siqian

Tak Punya Tempat Bercerita? AI Peliharaan Jadi Teman Pengusir Kesepian di China

Mainan berbasis AI semakin populer di China sebagai teman interaktif bagi orang yang kesepian. Penjualannya melonjak seiring meningkatnya kebutuhan akan pendamping emosional.
Rabu, 4 November 2026 - 20:17 WIB
Reporter:
Editor :

Setelah mencoba berbagai chatbot AI, Chen menyadari bahwa ia menginginkan pendamping yang bukan hanya bisa menjawab pertanyaan. Ia membutuhkan sesuatu yang dapat merespons perasaannya, mengingat pengalaman bersama, sekaligus hadir secara fisik.

Pengalaman tersebut mencerminkan perubahan pola konsumsi di China. Produsen mulai menggabungkan teknologi AI dengan boneka, mainan berbulu, dan karakter koleksi untuk menjawab kebutuhan akan teman interaktif di tengah kehidupan yang semakin cepat.

Menurut buku putih yang dirilis Asosiasi Mainan dan Produk Anak-Anak China, nilai penjualan ritel mainan trendi dan produk koleksi di negara tersebut mencapai 67,69 miliar yuan pada 2025. Angka itu meningkat 45,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

"Mainan AI memadukan pendampingan, mainan koleksi, dan konsumsi emosional," ujar Zhang Yi, CEO perusahaan riset pasar iiMedia Research.

Kemajuan AI mengubah produk yang sebelumnya hanya bersifat statis menjadi teman interaktif. 

Berbeda dari teknologi yang ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, mainan ini tidak harus menyelesaikan persoalan praktis. Daya tariknya justru terletak pada kemampuan menghibur, memberi kesan dipahami, dan mengurangi rasa kesepian.

Penjualan Mainan AI Melonjak, dari Boneka hingga Robot Bergerak

Pertumbuhan minat konsumen juga terlihat dari transaksi digital. Berdasarkan laporan Moojing Market Intelligence, penjualan mainan AI secara daring mencapai 850 juta yuan pada paruh pertama 2026. Nilainya melonjak 183,9 persen secara tahunan.

Produk yang beredar pun hadir dalam berbagai bentuk. Fuzozo dapat dipasang pada tas dan dibawa bepergian. Ada pula Ropet, mainan hewan berbulu yang ditempatkan di atas meja dan mampu merespons sentuhan serta kontak mata.

Sementara itu, Loona merupakan robot peliharaan yang dapat bergerak mengelilingi rumah, mengikuti pemilik, dan menyambut penghuni ketika pulang. Harganya berada di kisaran 3.000 yuan.

Data penjualan dari masing-masing pengembang menunjukkan Fuzozo telah terjual lebih dari 300.000 unit, Ropet hampir 40.000 unit, dan Loona melampaui 100.000 unit.

Menurut He Jiabin, salah satu pendiri sekaligus CEO perusahaan pembuat Ropet, mainan pendamping AI memiliki tantangan yang berbeda dari robot rumah tangga. Produk ini dapat dikembangkan dengan cakupan tugas yang lebih terbatas sehingga tidak harus langsung mampu menghadapi seluruh kondisi lingkungan.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:21
14:13
09:50
04:54
08:02
14:03

Viral