news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Klarifikasi Herri Pras.
Sumber :
  • YouTube HERRI PRAS

Herri Pras Kembali Sindir UAS dan UAH, Kini Lontarkan 'Julukan Baru'

Herri Pras kembali menjadi sorotan setelah melontarkan julukan “malaikat bisu” untuk UAS dan UAH. Ia juga menjelaskan maksud pernyataannya serta menyampaikan permintaan maaf.
Kamis, 5 November 2026 - 13:19 WIB
Reporter:
Editor :

Pernyataan tersebut kembali memperlihatkan bahwa Herri masih mempertahankan pandangannya mengenai penggunaan istilah kontroversial tersebut.

Tidak berhenti pada istilah "setan bisu", Herri Pras kemudian memperkenalkan julukan lain yang menurutnya dapat digunakan untuk menyebut pihak yang memilih diam ketika melihat persoalan keagamaan.

Ia menyebut istilah tersebut sebagai "malaikat bisu".

Herri menjelaskan, julukan itu ditujukan kepada tokoh yang menurut penilaiannya tidak memberikan respons terhadap praktik-praktik yang dianggapnya sebagai kemungkaran.

"Dan mereka diakui sebagai tokoh, malah dia membisu. Ya sudah, kalau tidak suka dijuluki setan bisu, kita juluki sekarang malaikat yang bisu. Karena tidak bisa salah mereka," ujar Herri.

Melalui pernyataan tersebut, Herri kembali menyindir pihak-pihak yang sebelumnya ia kritik, termasuk UAS dan UAH.

Ia seolah ingin menegaskan bahwa pergantian istilah tersebut tidak mengubah substansi kritik yang disampaikannya.

Menurut Herri, persoalan utamanya bukan terletak pada julukan yang digunakan, melainkan sikap tokoh agama yang dianggapnya tidak tegas dalam menyikapi praktik yang merugikan umat.

Namun, pernyataan tersebut tetap berpotensi memicu kontroversi karena menyangkut nama dan kehormatan tokoh agama yang memiliki banyak pengikut.

Dalam video yang sama, Herri Pras juga menyampaikan permintaan maaf kepada sejumlah tokoh agama yang sebelumnya ia kritik.

Nama-nama yang disebut di antaranya Profesor Adi Hidayat, Ustaz Abdul Somad, dan Habib Umar bin Hafiz.

Namun, ada hal yang menarik dari permintaan maaf tersebut. Herri menegaskan bahwa dirinya meminta maaf bukan karena menyesali kritik yang telah disampaikan, melainkan karena tidak bisa membela para tokoh tersebut sebagaimana yang diharapkan oleh sebagian orang.

"Saya sebagai seorang muslim memiliki kebencian yang sangat akut terhadap khurafat. Namun meskipun demikian, teman-teman, saya mengaku salah dan saya minta maaf karena tidak sesuai dengan keinginan orang-orang yang membela tokoh-tokoh yang saya bahas," ujarnya.

Ia kemudian menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada UAH, UAS, dan Habib Umar bin Hafiz.

"Maka daripada itu saya memohon maaf kepada Profesor Adi Hidayat ataupun kepada Ustaz Abdul Somad, Habib Umar bin Hafiz dan lain sebagainya, semuanya. Karena saya tidak bisa membela kalian semua dengan narasi saya. Karena saya adalah orang yang penuh kesalahan," lanjut Herri.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:21
14:13
09:50
04:54
08:02
14:03

Viral