- TikTok Okezone
Viral Pemotor Hajar Pria Berjaket Ojol hingga Terkapar di Kelapa Gading, Polisi Ungkap Kronologi Sebenarnya
tvOnenews.com - Video yang memperlihatkan seorang pria mengenakan jaket ojek online (ojol) menjadi korban pemukulan oleh pengendara motor di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, viral di media sosial.
Dalam rekaman tersebut, korban terlihat mendapat sejumlah pukulan hingga terjatuh dan terkapar di tengah jalan. Peristiwa itu pun menuai perhatian warganet, terlebih korban dinarasikan sempat tidak sadarkan diri setelah mengalami penganiayaan.
Namun, polisi memastikan kejadian dalam video tersebut bukan peristiwa baru. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, insiden itu ternyata sudah berlangsung lebih dari satu bulan lalu.
- tim tvOnenews.com
Lantas, bagaimana fakta sebenarnya di balik video viral pria berjaket ojol yang dipukuli pemotor di Kelapa Gading?
Viral Video Pria Berjaket Ojol Dipukuli di Putaran Jalan
Rekaman yang beredar pada Minggu (8/11/2026) memperlihatkan perselisihan antara dua pengendara motor di sebuah putaran jalan atau U-turn kawasan Kelapa Gading.
Dalam video tersebut, seorang pria yang mengenakan helm merah terlihat terlibat keributan dengan pengendara lain yang memakai jaket ojol.
Situasi kemudian berubah menjadi aksi kekerasan ketika pria berhelm merah melayangkan pukulan kepada korban.
Meski korban sudah terjatuh di badan jalan, pemotor tersebut terlihat masih melanjutkan aksinya dengan memukul pria berjaket ojol itu.
Sejumlah orang yang berada di sekitar lokasi kemudian berusaha melerai keduanya agar keributan tidak semakin meluas.
Sementara itu, korban tampak tergeletak di jalan setelah mendapat pukulan bertubi-tubi. Dalam narasi yang menyertai video, pria berjaket ojol tersebut disebut sempat pingsan akibat penganiayaan.
Polisi Pastikan Kejadian Sudah Lebih dari Sebulan Lalu
Viralnya rekaman tersebut membuat Polsek Kelapa Gading melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian.
Petugas mendatangi kawasan tersebut pada Sabtu (7/11/2026), sekitar pukul 14.50 WIB.
Dari hasil penelusuran, polisi mendapatkan informasi bahwa insiden pemukulan itu bukan kejadian yang baru berlangsung seperti yang mungkin dipahami warganet saat melihat video tersebut.
Kepastian itu diperoleh setelah petugas meminta keterangan dari GR, seorang sekuriti MOI yang mengaku menyaksikan langsung peristiwa tersebut.
Melalui akun media sosialnya, Polres Metro Jakarta Utara menjelaskan bahwa video yang kembali viral itu merupakan rekaman kejadian lama.