news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Sejumlah warga melakukan kegiatan menyembelih hewan kurban di Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Sumber :
  • ANTARA/Feri Purnama

Sejarah Qurban! Kisah Ketaatan Nabi Ibrahim A.S dan Nabi Ismail A.S kepada Allah SWT

Idul Adha merupakan salah satu hari besar yang dirayakan oleh seluruh umat muslim diseluruh dunia, lalu apa makna dibalik penyembelihan hewan qurban
Minggu, 10 Juli 2022 - 12:09 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta - Idul Adha atau biasa juga disebut dengan hari raya Qurban merupakan salah satu hari besar yang dirayakan oleh seluruh umat muslim diseluruh dunia yang dilaksanakan pada tanggal 10 Dzulhijjah.

Di Indonesia, hari raya Qurban ini dengan melaksanakan sholat Idul Adha yang dilaksanakan secara berjamaah di Masjid, lapangan, atau tempat yang luas. Setelah melaksanakan sholat Idul Adha, lalu mereka memotong hewan qurban sebagai salah satu bentuk ibadah dan keihklasan kepada Allah SWT.

Kewajiban untuk berkurban bagi yang memiliki harta lebih bermula dari kisah Nabi Ibrahim, Allah memerintahkan untuk menyembelih putra kesayangannya, Ismail, sebagai bukti ketaatan Nabi Ibrahim kepada Allah SWT. Lalu, bagaimana sejarah Idul Adha ini? Berikut penjelasan sejarah Idul Adha dan Maknanya.

Sejarah Idul Adha

Idul Adha merupakan salah satu hari raya besar bagi umat muslim diseluruh dunia yang ditandai dengan puncak ibadah Haji di Mekkah, Arab Saudi. Hari raya Idul Adha ini juga sebagai hari memperingati kepatuhan Nabi Ibrahim terhadap perintah Allah untuk mengorbankan anaknya disembelih.

Dalam Al Quran surat As Saffat ayat 102, Allah SWT berfirman bahwa perintah itu disampaikan Allah kepada Nabi Ibrahim melalui mimpinya. Anaknya pun menyanggupi permohonan tersebut (untuk disembelih) yang berbunyi: 

"Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata, "Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!" Dia (Ismail) menjawab, "Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu, insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar."

Kemudian, Allah SWT menggantikan anak Nabi Ibrahim, Ismail dengan seekor domba. Hal ini tercantum dalam quran surat As Saffat ayat 107 yang berbunyi:

"Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar."

Ketika Nabi Ibrahim hendak menyembelih anaknya, Ismail, Allah SWT menggantinya dengan seekor domba. Hal ini sebagai imbalan dari Allah atas ketaatan iman Nabi Ibrahim dan Ismail atas perintah Allah SWT.

Menurut riwayat, disebutkan bahwa Malaikat Jibril-lah yang membawa domba serta menukarnya dengan Nabi Ismail.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:27
02:11
05:02
04:48
05:37
05:30

Viral