news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Suasana di Masjid Nabawi Madinah.
Sumber :
  • tim tvOne

Raudhah: Tempat Mulia di Masjid Nabawi Madinah Selain Makam Rasulullah, Meski Antre Usahakan Tetap Shalat dan Doa di Sini

Selain Makam Nabi Muhammad SAW, di Masjid Nabawi, Madinah ada sebuah tempat mulia yang juga selalu dipadati oleh setiap jemaah. Tempat itu bernama Raudhah.
Rabu, 7 Juni 2023 - 11:24 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Selain Makam Nabi Muhammad SAW, di Masjid Nabawi Madinah ada tempat mulia yang juga selalu dipadati oleh setiap jemaah. Tempat itu bernama Raudhah.

Raudhah merupakan tempat di antara rumah Rasulullah SAW dan mimbar Masjid Nabawi. Karena menjadi tempat mustajab untuk berdoa, maka Raudhah selalu dipadati oleh jemaah haji ataupun umrah.

Di tempat bernama Raudhah inilah, Rasulullah SAW beribadah, memimpin shalat dan menerima wahyu.

Raudhah juga menjadi tempat ibadah bagi para sahabat Nabi. Oleh karenanya ini tempat ini sangat mulia dan mustajabnya doa.

Dalam sebuah riwayat Bukhari yang dikutip oleh tvOnenews.com dari NU Online, Rasulullah SAW pernah bersabda:

“Tempat yang di antara rumahku dan mimbarku adalah raudhah (taman) di antara taman-taman surga.” (HR. Bukhari).

Ukuran Raudhah hanya 22 x 15 meter dan hanya bisa menampung kapasitas puluhan jemaah saja. 

Karena Raudhah diperebutkan oleh ribuan jemaah maka pihak pengurus Masjid Nabawi akhirnya menggunakan sistem buka tutup jalur untuk masuk ke Raudhah.

Meski sangat sempit, namun para jemaah tetap berusaha untuk melaksanakan ibadah seperti shalat, dzikir, dan berdoa.  

Setiap jemaah hanya diberi waktu 5 sampai sepuluh menit untuk berada di Raudhah. Setelah itu jemaah harus keluar dan bergantian dengan yang lain.


Masjid Nabawi Madinah (tim tvOne)

Sejarah Hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah

Madinah adalah tempat dimana Nabi Muhammad SAW hijrah hingga akhirnya wafat dan dimakamkan. 

Sebelum kedatangan Rasulullah SAW, Madinah belum menjadi sebuah kota, melainkan hanya gugusan bukit-bukit yang terhampar luas yang berisi oase-oase di sekitarnya.

Sebagaimana dilansir dari situs Kementerian Agama (Kemenag), Madinah digambarkan oleh seorang peneliti sejarah Husain Mu’nis dalam bukunya yang berjudul “Sejarah Otentik Nabi Muhammad” berupa gugusan bukit-bukit itu diapit oleh dua dataran tinggi al-bazilt al-aswad (kerikil-kerikil hitam) yang terpisahkan oleh oase-oase antara lain Quba’, Yatsrib, Sineh, Ratij, Hisaikah. 

Wilayah tersebut saat itu dikuasai oleh beberapa golongan antara lain Aus, Khazraj dan Yahudi dan masing-masing menguasai oase tertentu.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:13
02:10
01:39
06:50
01:36
07:02

Viral