- kolase tvOnenews/istockphoto/YouTube Adi Hidayat Official
Tiga Jenis Shalat Malam yang Dibagikan oleh Ustaz Adi Hidayat, Paling Besar Pahalanya Setelah Shalat 5 Waktu
Jakarta, tvOnenews.com - Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa ada tiga jenis shalat malam. Ketiga shalat malam itu sangat dianjurkan untuk dirutinkan karena memiliki keistimewaan.
“Setidaknya terbagi pada 3 bagian,” kata Ustaz Adi Hidayat, dikutip tvOnenews pada Senin (31/7/2023) dalam ceramahnya yang diunggah oleh kanal YouTube Audio Dakwah.
Dari tiga waktu ini kata Ustaz Adi Hidayat mengakhirkan dan menghasilkan tiga jenis shalat malam.
Ilustrasi Orang yang sedang Shalat (pexels)
Qiyamul Lail
Shalat malam yang pertama adalah qiyamul lail.
“Jenis pertama yang dikerjakan tanpa tidur dulu umumnya,” kata Ustaz Adi Hidayat.
Waktunya, kata Ustaz Adi Hidayat adalah mulai setelah shalat isya sampai dengan ke pertengahan malam.
“Atau bahkan terbentang tapi tidak didahului dengan tidur,” jelas Ustaz Adi Hidayat.
“Ini yang secara umum disebut dengan Qiyamul Lail secara umum,” tambah Ustaz Adi Hidayat.
Shalat malam ini dikatakan oleh Ustaz Adi Hidayat dapat menjadi alternatif bagi yang merasa lelah dan menduga tak dapat bangun saat sepertiga malam.
“Kesulitan bangun menunaikan tahajud misalnya, maka anda bisa ambil alternatif yang pertama setelah salat isya, Anda shalat sunnah ba’diyah setelah itu tunaikan shalat malam yang ini,” saran dari Ustaz Adi Hidayat.
Shalat qiyamul lail dapat dilakukan sebanyak dua rakaat, empat rakaat atau semampu Anda.
Ilustrasi Qiyamul Lail (istockphoto.com)
“Ya jadi ini yang dimaksudkan sholat yang Anda tunaikan shalat malam yang jenisnya dilakukan sebelum anda tidur,” kata Ustaz Adi Hidayat.
Karena Anda menduga karena sangking lelahnya, Anda belum tentu bisa bangun pada malam harinya.
“Kondisi kedua, bisa jadi anda dalam keadaan memang sedang begadang misalnya, karena kondisi tugas tertentu,” kata Ustaz Adi Hidayat.
“Misal dalam keadaan sedang ada shift kerja yang membuat anda belum tidur mengerjakan sesuatu,” sambung Ustaz Adi Hidayat,
Maka Anda bisa tunaikan salat ini, walaupun misalnya jam dua belas pekerjaan masih dikerjakan. Tapi Anda belum tidur.
“Nah Anda ingin tunaikan salat misalnya, maka shalat Anda statusnya di situ masuk dalam kategori Qiyamul Lail,” kata Ustaz Adi Hidayat.