- Tangkapan layar YouTube
Mulai Sekarang Jangan Tinggalkan Shalat Dhuha 4 Rakaat agar Hajat Langsung Terpenuhi, Kata Ustaz Khalid Basalamah Sudah Aturan...
Ia menerangkan hal tersebut sesuai hadits shahih Muslim Nomor 719 & 19 dari riwayat Aisyah Radhiyallahu 'Anha, Rasulullah SAW bersabda:
عَنْ عَائِشَةَ رضي الله عنها قَالَتْ: (كَانَ رسُولُ اللهِ صلّى الله عليه وسلّم يُصَلِّي الضُّحى أَرْبَعاً، وَيَزِيدُ مَا شَاءَ الله). رَوَاهُ مُسْلِمٌ
Artinya: Dari Aisyah Radhiyallahu 'Anha berkata, "Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam shalat dhuha sebanyak empat rakaat dan menambah seperti yang dikehendaki oleh Allah." (HR. Muslim)
Ia sempat mengulas terjemahan hadits Qudsi dari Abu Darda bahwa Allah SWT berfirman segala hajat terpenuhi bagi yang melaksanakan dhuha empat rakaat, Rasulullah SAW bersabda:
يا ابنَ آدمَ اركعْ لي من أولِ النهارِ أربعَ ركَعاتٍ أكْفِكَ آخِرَه
Artinya: "Wahai anak Adam, rukuklah (shalat) karena Aku pada awal siang (shalat dhuha) empat rakaat, maka Aku akan mencukupi (rezeki)mu sampai sore hari." (HR Tirmidzi)
Pendakwah 49 tahun itu menyarankan keutamaan dari janji Allah SWT itu harus segera dikejar melalui pelaksanaan shalat dhuha sebanyak empat rakaat.
Ia mengingatkan agar seorang Muslim yang mempunyai niat dan permintaan hajat harus ditekan setelah Allah SWT menetapkan anjuran shalat dhuha empat rakaat.
"Baik, boleh enggak saya shalat supaya hajat saya dipenuhi dhuha empat rakaat? Bukan cuman boleh memang harus begitu," tegasnya.
"Pada dasarnya kita memang harus beribadah selalu mengejar apa yang Allah janjikan untuk kita semua," sambungnya.
Sementara, shalat dhuha menjadi ibadah sunnah memiliki jumlah rakaat mulai dua sampai 12 rakaat.
Hal itu berdasarkan dari berbagai pendapat bahwasanya batas maksimal shalat dhuha bisa mencapai 12 rakaat.
Namun, ada juga memberikan asumsinya batas shalat dhuha cukup dikerjakan sebanyak delapan rakaat.
Meski demikian, masing-masing dua rakaat shalat dhuha memiliki keutamaannya masing-masing sesuai dari keterangan hadits.
Allah SWT memudahkan shalat dhuha minimal dua rakaat agar hamba-Nya senantiasa mengerjakan amalan sunnah di pagi hari.