- Tangkapan layar YouTube Novel Muhammad Alaydrus
Ternyata Amalan ini Mengalahkan Pahala Shalat Tahajud, Meski Sederhana Tolong Rutinkan Kata Habib Novel Alaydrus
Ia menerangkan bahwasanya kebahagiaan orang lain menjadi tujuan utama yang dilakukan oleh para Wali Allah SWT.
Ia berpendapat para Wali telah diberikan karunia-Nya agar orang lain selalu mendapat kebahagiaan.
"Nanti banyak kisah para Wali yang hidupnya hanya menyenangkan orang, menyenangkan orang, hasilnya disenangkan oleh Allah SWT," jelasnya.
Habib Novel Alaydrus mengungkapkan amalan membahagiakan orang lain tersebut bisa dilakukan hanya sederhana.
Ia memberikan contoh orang yang memberikan makanan kepada tetangga sudah menunjukkan membuat orang sekitar dibuat bahagia.
"Ibu-ibu kalau mau senangkan orang gampang, yang ahli masak kirimi tetangga masakan, senang itu," tuturnya.
"Kalau ada orang ngidam pengin masakan tertentu, niatkan itu saya masakin biar senang dia," lanjutnya.
Ia memberikan pendapatnya bahwa, pahala shalat tahajud bisa dikalahkan cukup melalui perbuatan membahagiakan orang lain.
Ia meyakini kebahagian orang lain akan memunculkan rasa bahagia dan bangga pada diri sendiri.
"Itu amalan yang luar biasa, bahkan mungkin bisa mengalahkan pahala tahajud," imbuhnya.
Habib Novel Alaydrus menjelaskan orang yang rutin tahajud belum tentu mendapatkan pahala.
Ia mengatakan jika tahajudnya tidak pernah khusyuk dan masih ada kesombongan diri untuk membuktikan sebagai ahli ibadah maka pahalanya sia-sia.
"Mungkin tahajudmu, tahajudku enggak khusyuk, banyak riya, banyak ujub, banyak sum'ah, dan lain sebagainya," paparnya.
Ia memahami amalan menyenangkan orang lain berpotensi riya. Meski begitu, pahalanya sangat besar karena hati orang lain telah senang diberikan makanan.
"Tapi kalau nyenangin hati InsyaAllah yang dibuat senang mendoakan semoga surga, padahal kita riya, padahal kita ujub, padahal kita sum'ah," terangnya.
"Tapi doanya mukmin buat mukmin yang lain itu manfaat," sambungnya.
Habib Novel Alaydrus menambahkan, amalan tersebut juga salah satu yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW kepada umatnya agar selalu berbuat baik.
"Itulah amalan yang diajarkan oleh para aulia sholihin, diajarkan baginda Muhammad SAW," pungkasnya.
Wallahu A'lam Bishawab.
(hap)