- freepik
Sirah Nabawiyah: Kisah Nabi Muhammad SAW saat Usia 20 Tahun di Perang Fijar
Maka mereka akan bergerak membelanya hingga haknya yang telah dizalimi dikembalikan lagi kepadanya.
Rasulullah turut menghadiri perjanjian tersebut.
Setelah beliau dimuliakan oleh Allah dengan Risalahnya, Nabi Muhammad SAW bersabda, hal ini ditemukan dalam beberapa riwayat.
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ شَهِدْتُ حِلْفَ الْمُطَيَّبِينَ مَعَ عُمُومَتِي وَأَنَا غُلَامٌ فَمَا أُحِبُّ أَنَّ لِي حُمْرَ النَّعَمِ وَأَنِّي أَنْكُثُهُ
Sesungguhnya Nabi bersabda: “Aku pernah menyaksikan Hilfa al Muthoyyabin bersama para pamanku sewaktu aku masih kecil. Aku tidak ingin membatalkannya dengan mendapatkan unta merah.
Itulah keabsahan peristiwa ini dan keikutsertaan Nabi Muhammad SAW dalam Hilful Fudhul yang disampaikan oleh beliau setelah menjadi nabi dan rasul, sebagaimana diriwayatkan Imam Ahmad di dalam kitab Musnad-nya dari sahabat Abdurrahman bin ‘Auf.
Wallahu’alam