- Dok. Media Center Haji 2024
Sirah Nabawiyah: Fase saat Nabi Muhammad SAW Dakwah di Makkah
Jakarta, tvOnenews.com - Setelah Nabi Muhammad SAW dimuliakan oleh Allah SWT dengan nubuwwah dan risalah, kehidupan Rasulullah SAW dapat dibagi dua fase, yakni Makkah dan Madinah.
Masing-masing fase ini memiliki keistimewaan tersendiri.
Sementara secara total berikut lama perjalanan Nabi Muhammad SAW di fase Makkah dan Madinah.
Fase Makkah : berlangsung selama sekitar 13 tahun
Fase Madinah : berlangsung selama 10 tahun penuh
Masing-masing fase mengalami beberapa tahapan sedangkan masing-masing tahapan memiliki karakteristik tersendiri yang menonjolkannya dari yang lainnya.
Hal itu akan tampak jelas setelah kita melakukan penelitian secara seksama terhadap kondisi-kondisi yang dilalui oleh dakwah dalam kedua fase tersebut.
Untuk fase Makkah sendiri dibagi menjadi tiga tahapan.
1. Tahapan dakwah sirriyah (dakwah secara sembunyi-sembunyi)
Dakwah secara sembunyi-bunyi ini berlangsung selama tiga tahun.
Sebagaimana diketahui, Kota Makkah merupakan pusat agama bagi bangsa Arab.
Di sana terdapat para pengabdi Ka’bah dan pengurus berhala serta patung-patung yang dianggap suci oleh seluruh bangsa Arab.
Sehingga untuk mencapai tujuan, yaitu melakukan perubahan di kota Makkah, akan lebih sulit dan sukar jika dibandingkan apabila hal tersebut jauh darinya.
Karenanya, dakwah membutuhkan tekad baja yang tak mudah tergoyahkan oleh beruntunnya musibah dan bencana yang menimpa.
Maka adalah bijaksana dalam menghadapi hal itu, memulai dakwah secara sirri (sembunyi-sembunyi) agar penduduk Makkah tidak dikagetkan dengan hal yang (bisa saja) memancing emosi mereka.
2.Tahapan dakwah jahriyyah (dakwah secara terang-terangan)
Dakwah terang-terangan ini dilakukan kepada penduduk Makkah, dari permulaan tahun keempat kenabian hingga Rasulullah SAW hijrah ke Madinah.
Adapun perintah pertama untuk menampakkan dakwah adalah surah As Syu’ara ayat 214.
وَاَنْذِرْ عَشِيْرَتَكَ الْاَقْرَبِيْنَ ۙ
Artinya: Berilah peringatan kepada keluargamu yang terdekat.
Sebelumnya, terdapat alur cerita yang menyinggung kisah Nabi Musa AS dari permulaan kenabiannya hingga hijrahnya bersama Bani Israil dan lolosnya dari kejaran Firaun.