- tim tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Tokoh Islam yang Dikabarkan Jadi Menteri di Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Profil Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar
Nasaruddin Umar juga pernah dipercaya untuk mengemban amanat sebagai Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul 'Ulama (PBNU) dan Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia periode 2015-2020.
Pria kelahiran Bone, Sulawesi Selatan pada 23 Juni 1959 itu merupakan putra dari pasangan Andi Muhammad Umar-Andi Bunga Tungke.
Sejak kecil, Nasaruddin Umar sudah menaruh perhatian besar pada keilmuan Islam.
Bahkan ia juga dikenal sebagai ulama yang visioner serta berwawasan luas di tengah masyarakat.
Pendidikan sarjananya Nasaruddin Umar raih dengan belajar di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Alauddin, Makassar bidang Studi Islam.
Ia kemudian melanjutkan pendidikannya di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.
Setelah mendapat gelar magister, Nasaruddin Umar memperdalam tafsir Al-Qur’an di Universitas Al Azhar, Mesir.
Kemudian pada 1998, Nasaruddin Umar meraih gelar doktor lewat disertasi bertajuk ‘Perspektif Jender Dalam Al-Qur’an’.
Setelah menempuh pendidikan di Mesir, perspektif Nasaruddin Umar makin luas tentang keislaman.
Itulah yang kemudian membuat Nasaruddin Umar menjadi sosok yang sangat peka terhadap isu-isu sosial dan keagamaan termasuk toleransi dan kesetaraan.
Selain aktif dalam kegiatan keagamaan, Nasaruddin Umar juga memiliki sejumlah karya ilmiah tentang Islam.
Salah satu bukunya yang terkenal Argumen Kesetaraan Jender Perspektif Al-Quran (Paramadina, 1999), yang menjabarkan hasil penelitian mengenai bias gender dalam Qur’an.
Jadi Tokoh Islam yang Dikabarkan Jadi Menteri di Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Profil Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar (Sumber: tim tvOnenews/Julio)
Riwayat Pendidikan Prof Nasaruddin Umar
SDN 6 tahun, di Ujung-Bone (1970)
Madrasah Ibtida’iyah 6 tahun, Pesantren As’adiyah Sengkang, (1971)
PGA 4 Thn, Pesantren As’adiyah Sengkang (1974)
PGA 6 Thn, Pesantren As’adiyah Sengkang (1976)
Sarjana Muda, Fakultas Syari’ah IAIN Alauddin Ujung Pandang (1980)
Sarjana Lengkap (Sarjana Teladan) Fakultas Syari’ah IAIN Alauddin Ujung Pandang (1984)
Program S2 (tanpa tesis) IAIN syarif Hidayatullah Jakarta (1990-1992)
Program S3 (alumni Terbaik) IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dengan disertasi tentang” Perspektif Gender Dalam Al-Qur’an, (1993-1998)
Visiting Student di MC Gill University canada (1993-1994)