news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ustaz Adi Hidayat (UAH) bagikan amalan surat sunnah Rasulullah SAW dalam shalat Tahajud.
Sumber :
  • Kolase Istockphoto & Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official

Saat Shalat Tahajud Amalkan 3 Surat ini Sesuai Sunnah Rasulullah SAW, Ustaz Adi Hidayat: Tidak Terlalu Pendek

Ustaz Adi Hidayat (UAH) menguraikan tiga jenis surat dalam melaksanakan shalat Tahajud jika ingin menerapkan sesuai sunnah dari Rasulullah SAW setiap hari.
Kamis, 5 Desember 2024 - 04:07 WIB
Reporter:
Editor :

Artinya: "Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwa engkau (Nabi Muhammad) berdiri (shalat) kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan dari orang-orang yang bersamamu. Allah menetapkan ukuran malam dan siang. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menghitungnya (secara terperinci waktu-waktu tersebut sehingga menyulitkanmu dalam melaksanakan shalat malam). Maka, Dia kembali (memberi keringanan) kepadamu. Oleh karena itu, bacalah (ayat) Al Quran yang mudah (bagimu). Dia mengetahui bahwa akan ada di antara kamu orang-orang yang sakit, dan yang lain berjalan di bumi mencari sebagian karunia Allah serta yang lain berperang di jalan Allah, maka bacalah apa yang mudah (bagimu) darinya (Al Quran). Tegakkanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan berikanlah pinjaman kepada Allah pinjaman yang baik. Kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)-nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya. Mohonlah ampunan kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Al Muzzammil, 73:20)

Menurutnya, surat yang mengandung ayat ringan ini mengacu pada pengamalan 100 ayat dalam Surat Al Baqarah.

Selain itu, dalam satu rakaat bisa mengamalkan 10-11 ayat bagian terakhir dari Surat Ali Imran biasa dibaca oleh Rasulullah SAW.

"Jadi ukuran ringannya itu relatif. Ringan bagi Nabi belum tentu ringan bagi kita. Tapi prinsipnya cari yang ringan," kata dia.

Jenis kedua, UAH memaparkan bahwa bacaan surat ini relatif memiliki ayat yang panjang meski harus sesuai dengan urutan dalam Al Quran.

Ia berpendapat pengamalan urutan surat menjadi kesempatan bagi orang mukmin kembali mengulas atau menghafal seluruh dalil dalam Al Quran.

"Kalau yang tadi yang ringan-ringan, sekarang justru terbalik. Panjang, tapi panjangnya ini diurutkan," tuturnya.

Jenis ketiga, pendakwah kelahiran asal Pandeglang itu menyarankan surat yang dipakai sesuai dengan kebutuhan hajat.

Ia mencontohkan bagi orang ingin memperoleh rezeki sebaiknya membaca surat yang berkaitan dengan hajat tersebut.

"Ini jenis terakhir, dan ini sangat jarang dilakukan. Padahal Nabi, itu banyak disebutkan dalam riwayat, sering mencontohkan ini," tandasnya.

Berita Terkait

1 2
3
4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

41:24
01:28
05:31
02:52
06:55
12:51

Viral