news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Potret Buya Yahya.
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al Bahjah TV

Hati-hati, Tanpa Sadar Pahala Puasa Ramadhan Bisa Hilang Cuma Gara-gara ini, Buya Yahya Bilang…

Puasa Ramadhan tidak pernah bolong tapi hanya merasakan lapar dan dahaga. Pahalanya jadi sia-sia karena lakukan hal ini. Buya Yahya berikan penjelasannya.
Minggu, 16 Februari 2025 - 22:46 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Puasa Ramadhan tidak pernah bolong tapi pahalanya jadi sia-sia karena lakukan hal ini. Buya Yahya berikan penjelasannya.

Saat bulan Ramadhan, umat muslim berlomba-lomba untuk mengumpulkan pahala dengan melakukan berbagai amalan sunnah. 

Meski sebagian orang percaya setan akan dikurung selama bulan Ramadhan, namun seseorang tetap akan mendapat dosa besar bila melakukan perbuatan ini. 

Tanpa sadar, pahala puasa yang sudah dikumpulkan selama bulan Ramadhan akan sia-sia karena manusia terbiasa melakukan dosa ini.

Dalam satu kajiannya, Buya Yahya mengungkapkan pahala puasa Ramadhan akan hilang karena dosa besar ini.

Seperti apa penjelasan Buya Yahya mengenai hal tersebut? Simak informasinya berikut ini.

Potret Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al Bahjah TV

 

Dilansir tvonenews.com dari tayangan YouTube Al Bahjah TV, Buya Yahya menjelaskan terdapat dua hal yang dapat diperhatikan mengenai puasa.

Secara dzahir, puasa berarti menahan lapar dan haus. 

Secara batin, puasa yaitu menjauhi hal-hal yang dapat membatalkan atau bahkan menghilangkan pahala puasa.

Perlu diingat, pahala tidak dapat dilihat oleh mata manusia, namun hanya Allah yang maha mengetahuinya.

Namun, pahala yang telah dikumpulkan dari puasa Ramadhan dapat seketika datang dan menghilang, tergantung pada manusianya sendiri.

“Alangkah banyaknya orang berpuasa tidak ia dapatkan (pahala) kecuali hanya lapar dan dahaga,” ungkap Buya Yahya pada tayangan YouTube Al Bahjah TV.

“Alangkah banyaknya orang bangun di tengah malam, yang ia dapat hanya capeknya begadang,” lanjutnya.

Mengapa demikian?

“Ia melakukan itu semua adalah dibarengi dengan kemaksiatan yang menghabiskan pahala,” ujarnya.

“Jadi sebagian orang tidak sadar bahwa kadang melakukan kebaikan dibarengi dengan kemaksiatan,” sambungnya.

Bila orang yang sedang berpuasa tapi masih melakukan kemaksiatan juga perbuatan buruk, maka akan tetap mendapatkan dosa.

“Dapat apa dia, dapat dosa malah,” kata Buya.

Banyak perbuatan yang harus dihindari, karena akan membuat Allah murka. Beberapa perbuatan yang sering dilakukan tanpa disadari yaitu menggunjing, mencaci, dan mengolok.

Bila melakukan perbuatan itu maka akan mendapatkan dosa.

“Maka dari itu di dalam kita berpuasa hendaknya kita bisa menghindarkan hal-hal yang membuat Allah murka, seperti menggunjing, mencaci, mengolok,” jelas Buya Yahya.

“Lisan kita dijaga, tidak mudah emosi,” imbuhnya.

Jadikan bulan Ramadhan sebagai momen untuk melatih diri agar menjauh dari perbuatan buruk.

“Kita latih di bulan Ramadhan sehingga nanti keluar dari bulan Ramadhan kita bisa tetap dalam keadaan normal tidak mudah terpengaruh,” tuturnya.

Selain itu, seseorang yang berpuasa tapi masih melakukan kemaksiatan seperti berbohong, maka ia tidak akan dipandang oleh Allah.

“Dia meninggalkan makan minum nggak berguna, nggak Allah pandang, kenapa, karena dia adalah orang yang suka berbohong,” ucap Buya Yahya.

Oleh karena itu, Buya Yahya berpesan agar di bulan Ramadhan dapat menjaga lisan serta menghindari perbuatan yang dapat membuat Allah murka.

“Mari di bulan Ramadhan ini kita jaga lisan agar tidak berucap yang bohong, tidak mengucap kalimat yang menjadikan orang bermusuhan, menyakiti orang,” pesan Buya Yahya.

“Kita jaga sebisa mungkin, ingat kalau kita sedang puasa di bulan mulia, bulan Ramadhan,” pungkasnya. (kmr)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:20
02:24
03:50
01:11
01:32
00:45

Viral