Baca Surah Yasin di Malam Nisfu Sya'ban Memang Ada Dalilnya? Begini Kata Buya Yahya
- iStockPhoto
tvOnenews.com - Menjelang datangnya bulan-bulan istimewa dalam kalender Hijriah, umat Islam kerap meningkatkan ibadah dan amalan sunnah.
Salah satu momentum yang banyak mendapat perhatian adalah malam Nisfu Sya'ban, yang oleh sebagian masyarakat diisi dengan berbagai amalan, termasuk membaca Surah Yasin dan berdoa bersama.
Namun, di tengah praktik yang sudah mengakar tersebut, muncul pertanyaan di kalangan umat: apakah membaca Surah Yasin di malam Nisfu Sya'ban memiliki dalil yang shahih?
Mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026, Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan bahwa 1 Sya'ban 1447 H bertepatan dengan Selasa, 20 Januari 2026.
Dengan demikian, peringatan Nisfu Sya'ban yang jatuh pada 15 Sya'ban berlangsung pada Selasa, 3 Februari 2026, yang dimulai sejak Senin malam, 2 Februari 2026, ba’da Maghrib.

- Pexels/Murad Khan
Pada malam tersebut, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal ibadah. Namun, terkait amalan membaca Surah Yasin secara khusus di malam Nisfu Sya'ban, Buya Yahya memberikan penjelasan tegas.
Buya Yahya menegaskan bahwa tidak ada anjuran khusus dari Rasulullah SAW yang secara eksplisit memerintahkan membaca Surah Yasin pada malam Nisfu Sya'ban.
Meski demikian, ia menjelaskan bahwa praktik tersebut tidak bisa serta-merta dianggap keliru atau terlarang.
Menurut Buya Yahya, ijtihad para ulama yang menyebut Surah Yasin sebagai Qolbul Quran atau jantungnya Al-Quran merupakan bagian dari tawasul dengan amal shaleh.
Dalam ajaran Islam, Nabi Muhammad SAW mengajarkan bahwa seseorang yang memiliki hajat dianjurkan melakukan amal kebaikan terlebih dahulu, kemudian memohon kepada Allah SWT.
Nabi SAW mengajarkan bahwa jika memiliki hajat, seseorang dapat membaca Al-Quran, bersedekah, atau melakukan amal shaleh lainnya, kemudian berdoa kepada Allah SWT agar hajatnya dikabulkan.

- Tangkapan Layar YouTube Al Bahjah TV
“Maka cara meninjau dari sisi syariatnya, membaca Yasin, kemudian berdoa, itu sah,” ujar Buya Yahya.
Buya Yahya menambahkan, amalan tersebut tidak terbatas hanya dilakukan pada malam Nisfu Sya'ban.
Jika seseorang memiliki hajat, seperti memohon agar dikuatkan iman, dilancarkan rezeki, atau diberi umur panjang, maka membaca Surah Yasin lalu berdoa tetap diperbolehkan dan sah secara syariat.
Load more