- dok.kolase tvonenews.com
Bukan Megatron tapi Julukan ini Diberikan Media Korea untuk Atlet yang Ajarkan Shalawat Setiap Hari
Jakarta, tvOnenews.com- Atlet Indonesia, Megawati Hangestri terus menjadi perhatian media Korea maupun Indonesia.
Sebab masyarakat Indonesia maupun Korea Selatan terus mengikuti seluk-beluk Megawati Hangestri, yang dijuluki Megatron itu.
- dok.kolase tvonenews.com
Sebagaimana, kita tahu itu tak lepas dari kontribusi maupun prestasinya selama bermain di Red Sparks. Hingga mengharumkan nama Indonesia..
Masyaallahnya lagi, Megawati Hangestri mampu mengenalkan hijab pada dunia, terutama warga Korea Selatan. Mengapa?.
Seperti diketahui, Islam belum banyak di sana, dan ia mampu memberikan kesan baik dan positif. Ia berprestasi, dan nyaman beraktivitas seperti olahraga
Megawati Hangestri pakai Hijab Bikin Media Korea Terpanah
Bukan hanya prestasi, Media sana juga kagum pada saat tahu, keutamaan hijab dalam Islam.
Bahkan dia juga punya kebiasaan baik, seperti shalawat nabi disetiap laganya.
"Sebenarnya ini pertama kali pemain berhijab (di Korea). Bukan cuma di voli, tapi di semua olahraga Korea,” kata Kim Yoon-sol.
"Terus kok nggak gerah di lapangan? Ngga sih, kalo awal dulu pertama kali pake hijab di 2017 ya merasa kaya gerah,” jawab Mega dikutip dari YouTube Korea Reomit.
Kemudian, kehadiran Megawati yang disapa Megatron di Red Sparks membawa warna tersendiri bagi masyarakat Korea Selatan.
Ini Julukan Baru ke Megawati Hangestri
Tak disangka Megawati Hangestri dijuluki dan disebut sebagai 'Duta Voli' Korea Selatan dalam salah satu artikelnya.
"Saat 'Duta Voli' Megawati Terbang, Red Sparks Juga Terbang," tulis judul dalam artikel usai laga melawan IBK Altos.
"Aktor utamanya adalah 'Indonesia Express' Megawati Hangestri Pertiwi yang mencetak 23 poin dengan tingkat keberhasilan 56,76 persen," tulis artikel tersebut.
Di sisi lain, bergabungnya Megawati Hangestri bersama Red Sparks jadi booster siapapun termasuk Pelatih Ko Hee-jin. Sebab punya atlet yang bisa memperkokoh tim.
Pevoli Indonesia ini punya performa semakin baik lantaran ia bertengger diperingkat ketiga sebagai top skor V-League 2024/2025.
Megawati Hangestri bahkan hampir merajai semua statistik di V-League musim ini, salah satunya ialah presentase keberhasilan serangan.
Kemudian, salah satu capain secara individu Megawati Hangestri, di sisi lain ia juga membawa Red Sparks catatkan rekor 13 kemenangan berturut-turut.
Di tengah gemilangnya Megawati Hanya bersama Red Sparks, ada kabar buruk diduga tak akan bertahan di Red Sparks musim depan meski dirinya bermain impresif sepanjang V-League 2024/2025.
Hal tersebut bisa buat Pelatih Ko Hee-jin menjadi tenang, malah sebaliknya justru ia semakin gelisah takut pada karir Perempuan asal Jember itu.
Dibalik suksesnya Megawati, diketahui hal yang buat Ko Hee-jin khawatir ialah bukan soal gaji, tapi regulasi dari KOVO bakal membuat Megawati Hangestri tampak sulit untuk dipertahankan oleh Red Sparks musim depan.
Aturan itu, berbunyi jika pemain asing Asia telah bermain di klub yang sama selama dua tahun berturut-turut, maka tak dapat bertahan di musim berikutnya.
“Saya pikir karena Mega telah menujukkan performa yang baik, jadi kita harus tetap bersama-sama,” katanya.
“Sejujurnya, dulu saya khawatir Mega akan pergi ke liga lain,” jelas Ko Hee-jin dikutip dari SBS News.(klw).