- Freepik.com
Wajib Tahu! Tips Lengkap Cara Merawat Alat Sholat
Khusus untuk sejadah proses pencucian akan memakan waktu yang agak lama karena biasanya kotoran dan debu yang menempel lebih banyak sehingga perlu melewati beberapa kali, biasanya pembersihan dilakukan bisa dengan menyikat semua sisi sajadah sampai sekiranya bersih.
Kemudian dilanjut dengan proses pembilasan sampai air bilasan terakhir benar-benar bersih dari kotoran dan selanjutnya sejadah pun dapat dijemur di terik sinar matahari.
3. Peci
Peci sudah menjadi bagian dari pergerakan negara Indonesia di zaman dulu, karena Presiden Soekarno memakainya sebagai simbol pergerakan. Sebelum tahun 1920-an, pemerintah kolonial memberikan aturan, para siswa STOVIA (sekolah pendidikan kedokteran untuk pribumi) tidak diperkenankan mengenakan baju Eropa.
Kala itu, siswa-siswa pribumi, mengenakan blangkon jika berasal dari Jawa. Sedangkan, mereka yang beragama Kristen diperkenankan berpakaian Eropa dengan jas dan dasi.
Karena pemerintah kolonial terlihat ingin membeda-bedakan orang berdasarkan agama dan etnisnya, sejumlah aktivis tidak mau mengenakan blangkon. Namun, di sisi lain, memakai topi layaknya orang Belanda membuat mereka juga berjarak dengan rakyat.
Akhirnya, Bung Karno memilih peci sebagai solusi. Tepatnya, pada bulan Juni tahun 1921. Bung Karno mengenakan peci saat menghadiri pertemuan Jong Java di Surabaya. Meski awalnya ragu, ia memilih untuk menjadi pelopor dengan berani membuat terobosan.
Awalnya, ada suasana kikuk karena semua orang memandangnya dengan tatapan bingung. Namun, Bung Karno mengatakan, kita membutuhkan lambang kepribadian Indonesia. Lambang itu adalah peci.
Nama peci sebetulnya berasal dari istilah Bahasa Belanda di masa penjajahan, yaitu petje yang artinya topi kecil. Sejarah pemakaian hingga penyebutan nama peci, membuat benda ini menjadi simbol yang menggambarkan budaya Indonesia, alih-alih simbol agama.
Laki-laki Muslim memakai peci ketika sholat agar rambut mereka tidak menghalangi saat mereka sujud. Penutup kepala juga memiliki ciri khas tersendiri di sejumlah negara. Misalnya, orang Arab yang menggunakan kain sorban atau kopiah.
Berikut beberapa langkah untuk menjaga peci kamu tetap bersih sepanjang bulan Ramadhan.
Pertama jemurlah di bawah sinar matahari dengan posisi terbalik yaitu bagian dalam menghadap ke atas, bagian inilah yang sering terkena keringat dan tempat tumbuhnya jamur, diharapkan dengan cara dijemur maka peci tidak lagi lembab dan dapat mengeringgkan bagian-bagian yang lembab sehingga dapat mencegah tumbuhnya jamur.