- Pexels/Osamah Abdullah
Rahasia Shalat Dhuha 4 Rakaat: Ustaz Khalid Basalamah Ungkap Janji Allah soal Terkabulnya Hajat
tvOnenews.com - Shalat sunnah kerap menjadi amalan yang menenangkan sekaligus penuh harapan bagi umat Islam.
Salah satu yang banyak dibahas adalah shalat dhuha, terutama jika dikerjakan empat rakaat.
Dalam sebuah kajian, Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan tentang keutamaan shalat dhuha empat rakaat.
Shalat dhuha empat rakaat dikaitkan langsung dengan janji Allah SWT dalam hadis Nabi Muhammad SAW.
Dalam kajiannya, Ustaz Khalid Basalamah mengutip sebuah hadis qudsi. Ia menjelaskan bahwa Nabi SAW menyampaikan firman Allah SWT.
Dari Uqbah bin Amir Al-Juhani radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah SAW,
“Sesungguhnya Allah berfirman: “Wahai anak adam, laksanakan untukKu 4 rakaat di awal siang, Aku akan cukupi dirimu dengan shalat itu di akhir harimu.” (HR. Ahmad)
- Pexels/michael burrows
Menurut Ustaz Khalid Basalamah, empat rakaat yang dimaksud dalam hadis tersebut adalah shalat dhuha.
“Maksudnya empat rakaat ini dhuha,” ucap Ustadz Khalid Basalamah.
Dari penjelasan itu, ia menegaskan bahwa siapa pun yang menunaikan shalat dhuha sebanyak empat rakaat, Allah SWT akan mengabulkan hajat yang dipanjatkannya pada hari tersebut.
Karena itu, apabila seseorang melaksanakan shalat dhuha dengan niat memohon semua kebutuhan kepada Allah SWT, hal tersebut bukanlah sesuatu yang keliru.
Bahkan, menurut Ustaz Khalid Basalamah, meminta hajat melalui shalat dhuha empat rakaat bukan sekadar dibolehkan, melainkan memang seharusnya dilakukan.
“Bukan hanya boleh , memang harusnya begitu. Karena kita beribadah mengejar apa yang Allah janjikan,” ucap Ustaz Khalid Basalamah.
- Pexels/Thirdman
Ia kemudian menyinggung sebuah ungkapan yang pernah ia dengar di Indonesia, yakni larangan bersujud kepada Allah karena mengharap surga atau takut neraka.
Menurutnya, kaidah semacam itu tidak tepat. Pasalnya, Allah sendiri yang memerintahkan hamba-Nya untuk mengejar surga dan menjauhi neraka, sehingga wajar jika itu dijadikan motivasi dalam beribadah.
Untuk menguatkan pendapatnya, Ustaz Khalid Basalamah mengutip firman Allah dalam Al-Quran surah Ali-Imran ayat 133.
وَسَارِعُوْٓا اِلٰى مَغْفِرَةٍ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمٰوٰتُ وَالْاَرْضُۙ اُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِيْنَۙ