- Ilustrasi AI
Shalat Tak Pakai Peci tapi Pakai Topi, Apakah Sah? Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat
tvOnenews.com - Di tengah kebiasaan sebagian umat Islam yang identik dengan peci atau kopiah saat shalat, muncul pertanyaan yang cukup sering terdengar, terutama di kalangan anak muda.
Bagaimana hukum shalat memakai topi, bahkan topi yang dibalik ke belakang? Apakah shalatnya tetap sah?
Pertanyaan ini wajar, karena Islam memang mengajarkan adab dan kekhusyukan dalam ibadah, namun di sisi lain juga memberi kemudahan dan tidak memberatkan umatnya.
Untuk menjawab hal ini secara jernih dan tidak berbelit, Ustaz Adi Hidayat memberikan penjelasan yang lugas dan mudah dipahami.
Intinya Bukan Peci atau Topi, tapi Bagian Sujud
Menurut Ustaz Adi Hidayat, persoalan sah atau tidaknya shalat tidak bertumpu pada jenis penutup kepala, melainkan pada terpenuhinya syarat dan rukun shalat, khususnya saat sujud.
“Simpel saja, tidak semua harus pakai dalil yang rumit. Yang penting rambut tidak menutupi kening (bagian untuk sujud),” jelas Ustaz Adi Hidayat.
Dalam shalat, dahi atau kening harus menempel langsung ke tempat sujud.
- Ilustrasi AI
Jika ada sesuatu yang menghalangi—baik itu rambut, peci, maupun topi—hingga dahi tidak menyentuh lantai, maka itu bisa bermasalah.
Zaman Nabi Tidak Ada Topi
Ustaz Adi Hidayat juga mengingatkan agar umat Islam tidak mempersulit perkara yang sebenarnya sederhana.
Ia menegaskan bahwa tidak ada tuntunan khusus yang mewajibkan peci dalam shalat.
“Zaman Nabi tidak ada topi, itu saja,” tegasnya.
Artinya, peci atau kopiah bukanlah syarat sah shalat. Itu hanyalah budaya dan kebiasaan yang berkembang di berbagai daerah sebagai bentuk kerapian dan adab, bukan kewajiban syariat.
Bolehkah Shalat Pakai Topi Dibalik?
Lalu bagaimana jika seseorang shalat memakai topi, bahkan topi yang dibalik ke belakang?
Jawabannya: boleh.
- Tangkapan Layar YouTube Adi Hidayat Official
“Jadi boleh (pakai topi yang dibalik ke belakang) silakan,” ujar Ustaz Adi Hidayat.
Namun, beliau mengingatkan satu hal penting yang tidak boleh dilanggar.
“Tapi ingat, jangan menutupi bagian sujud,” pungkasnya.