- Ilustrasi AI
Ingin Shalat Tahajud tapi Belum Tidur, Memangnya Boleh? Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat
tvOnenews.com - Banyak umat Islam yang ingin memperbanyak ibadah malam dengan shalat tahajud, tapi terkadang bingung karena belum tidur sebelumnya.
Apakah shalat yang dilakukan langsung tanpa tidur bisa disebut tahajud, atau ada aturan tertentu yang harus dipenuhi?
Menjawab kebingungan ini, Ustaz Adi Hidayat memberikan penjelasan tegas mengenai hukum dan syarat shalat tahajud.
Menurutnya, tidur terlebih dahulu adalah syarat mutlak agar shalat malam tersebut sah disebut tahajud.
“Kalau hukum tidak bisa ditawar ya, tahajud diawali dengan tidur. Jadi Anda tidur dulu. Makanya dari kata hajada, hajada itu tidur, baru bangun. Jam berapa pun Anda bangun, boleh tahajud,” ujar Ustaz Adi Hidayat.
- Pexels/Michael Burrows
Kata “tahajud” sendiri berasal dari bahasa Arab yang berarti tidur lalu bangun.
Maka, shalat malam yang dilakukan tanpa tidur sebelumnya belum bisa disebut tahajud, meski tetap merupakan shalat sunnah.
Lantas, bagaimana bagi mereka yang ingin beramal di malam hari tapi merasa lelah atau khawatir tidak bisa bangun tengah malam? Ustaz Adi Hidayat memberikan solusi praktis melalui shalat qiyamul lail.
“Kalau Anda nggak sempat tahajud, perasaannya berat untuk bangun malam karena lelah, Anda bisa lakukan shalat qiyamul lail,” ujar Ustaz Adi Hidayat.
“Jadi setelah shalat Isya, shalat sunnah, Anda shalat dulu misalnya empat rakaat, atau dua rakaat paling minimal. Tutup dengan witir satu rakaat, setelah itu Anda tidur. Tiba-tiba malam Anda bangun, boleh shalat tahajud,” imbuhnya.
- freepik
Dengan cara ini, umat Islam tetap bisa mengisi malam dengan ibadah, walaupun belum tidur sebelumnya.
Qiyamul lail setelah Isya yang ditutup witir akan menjadi persiapan, dan apabila bangun di tengah malam, ibadah tahajud bisa dilanjutkan.
Ustaz Adi Hidayat menegaskan bahwa shalat tahajud memiliki pahala yang sangat besar, sehingga aturan syariatnya juga harus dipenuhi dengan benar.
“Jadi kalau ingin tahajud, Anda harus tidur dulu. Pahalanya banyak, makanya pahalanya banyak, peraturannya ketat,” tuturnya.
Kesimpulannya, tidur terlebih dahulu adalah syarat yang tidak bisa ditawar untuk sahnya shalat tahajud.