news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Begini Pandangan Islam soal Tradisi Maaf-maafan Jelang Ramadhan, Ustaz Abdul Somad Menganjurkan Hal ini.
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Ustadz Abdul Somad Official

Begini Pandangan Islam soal Tradisi Maaf-maafan Jelang Ramadhan, Ustaz Abdul Somad Menganjurkan Hal ini

Bagaimana ya pandangan Islam soal tradisi maaf-maafan sebelum puasa ramadhan? simak jawaban Ustaz Abdul Somad
Sabtu, 7 Februari 2026 - 03:20 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com- Tidak lama lagi, umat muslim di Indonesia memasuki Ramadhan 2026. Ada satu budaya yang umum dilakukan masyarakat yaitu tradisi maaf-maafan. 

Ilustrasi tradisi maaf-maafan saat momentum Lebaran di Hari Raya Idul Fitri
Sumber :
  • iStockPhoto

Sehubungan dengan tradisi maaf-maafan yang biasa dilakukan warga Indonesia untuk menyambut bulan ramadhan. Ternyata pernah diluruskan oleh Ustaz Abdul Somad

Dalam ceramahnya, Ustaz Abdul Somad menjawab pertanyaan soal hukum tradisi maaf-maafan dalam Islam. Ternyata ada yang keliru.

Pemahaman masyarakat untuk berpikir maaf-maafan lebih baik jelang puasa ramadhan sebaiknya ditinggalkan. Kata Ustaz Abdul Somad lebih baik, afdholnya sebelum malam Nisfu Sya'ban.

Begini Pandangan Islam soal Tradisi Maaf-maafan Jelang Ramadhan, Ustaz Abdul Somad Menganjurkan Hal ini
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Ustadz Abdul Somad Official

Sebab pada bulan Sya'ban, bulan istimewa yang menjadi pintu awal Ramadhan, Allah SWT membuka pintu maaf selebar-lebarnya. 

"Diampunkannya semua makhluk pada malam Nisfu Sya'ban kecuali dua orang musyrik dan Musyahid. Musyahid adalah orang yang berkelahi bertengkar belum berdamai. Jadi pada malam Nisfu Sya'ban semua orang diampuni oleh Allah kecuali dua orang tersebut," katanya dikutip dari akun tiktok The Salman yang mengunggah ulang video dari Ustaz Abdul Somad Official, Sabtu (7/2).

"Bagaimana kalau ada orang bermaaf-maafan menjelang ramadhan, maafin dosaku ya ini. Udah terlambat, karena mestinya bermaaf-maafan baiknya dilakukan sebelum malam Nisfu syaban," jelas Ustaz Abdul Somad.

Lebih lanjut, sehubungan dengan tradisi maaf-maafan tersebut. Ustaz Somad yang disapa UAS itu menambahkan tidak masalah bila lupa atau belum meminta maaf.

Tradisi maaf-maafan itu sebaiknya segera dilakukan sebelum memasuki puasa ramadhan. Jangan sampai juga, berpikir menunggu momen Idul Fitri.

"Daripada tidak sama sekali. Udahlah malam Nisfu Sya'ban tak dapat. Jangan pula malam Ramadhan tak dapat juga itulah maka sebelum puasa Ramadhan orang bermaaf-maafan," pesan UAS.

"Nunggu minta maaf itu Jangan Menunggu Idul Fitri yakin betul Dia malaikat maut datang sebelum Idul Fitri?. Jadi bagus tidak bermaaf-maafan sebelum bulan Ramadhan? Bagus minta maaf, semoga Bapak Ibu memaafkan dosa saya," ungkapnya menambahkan.

Sebagai tambahan informasi, dari Nahdlatul Ulama belum atau NU masih menunggu hasil rukyatul hilal menjelang akhir Syabankarena menunggu sidang. 

Sementara, Muhammadiyah melalui maklumat resmi telah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Pemerintah masih menunggu sidang isbat yang diduga pada 17 Februari 2026. (klw)

wallahualam 

    

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:08
01:30
03:26
01:09
03:47
02:01

Viral