news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Ramadhan 2026.
Sumber :
  • Ilustrasi AI

Teks Khutbah Jumat 20 Februari 2026: Ramadhan, Jangan Sampai Kita Hanya Mendapat Lapar dan Dahaga

Teks khutbah Jumat 20 Februari 2026 tema Ramadhan, berjudul "Ramadhan, Jangan Sampai Kita Hanya Mendapat Lapar dan Dahaga".
Kamis, 19 Februari 2026 - 06:00 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Memasuki bulan Ramadhan 1447 H, umat Islam di seluruh dunia menyambut bulan yang penuh keberkahan ini dengan berbagai persiapan.

Mulai dari memperbaiki niat hingga meningkatkan kualitas ibadah. 

Namun, di balik semangat tersebut, ada satu peringatan penting yang seringkali luput dari perhatian, yakni jangan sampai ibadah puasa yang kita jalankan hanya menghasilkan rasa lapar dan dahaga semata tanpa memberikan dampak spiritual dalam kehidupan.

Puasa bukan sekadar menahan diri dari makan dan minum, melainkan juga menjadi sarana pembinaan jiwa agar semakin bertakwa kepada Allah SWT. 

Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk memahami hakikat puasa agar ibadah yang dijalankan benar-benar membawa perubahan positif, baik secara spiritual maupun moral.

Ilustrasi shalat Jumat
Sumber :
  • Pexels/Furkan Furkan_Uslu57

Berikut ini teks Khutbah Jumat yang dapat disampaikan memasuki awal bulan Ramadhan.

Khutbah Pertama

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ.

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.

اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.

Amma Ba’du

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah,

Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Karena hanya dengan ketakwaanlah kita akan mendapatkan keselamatan di dunia dan akhirat.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)

Ayat ini menjelaskan bahwa tujuan utama dari ibadah puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, melainkan untuk membentuk pribadi yang bertakwa kepada Allah SWT.

Namun Rasulullah SAW telah mengingatkan kita bahwa tidak semua orang yang berpuasa mendapatkan pahala dari puasanya. Rasulullah SAW bersabda:

كَمْ مِنْ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إِلَّا الْجُوعُ

“Banyak orang yang berpuasa, namun ia tak mendapatkan apa pun dari puasanya selain rasa lapar saja.” (HR Imam Ahmad)

Hadits ini menjadi peringatan bagi kita semua agar tidak menjalankan puasa hanya sebatas rutinitas tahunan tanpa diiringi dengan peningkatan kualitas iman dan akhlak.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah,

Puasa yang benar adalah puasa yang mampu menahan diri dari segala bentuk kemaksiatan, baik yang dilakukan oleh lisan, mata, telinga, maupun hati. Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِي أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ

“Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta malah mengamalkannya, maka Allah tidak butuh dari rasa lapar dan haus yang dia tahan.” (HR. Bukhari no. 1903).

Oleh karena itu, memasuki bulan Ramadhan, marilah kita mulai memperbaiki niat, menjaga lisan, memperbanyak amal shalih, serta menjauhi segala bentuk perbuatan yang dapat merusak pahala puasa kita.

بارك الله لي ولكم في القرآن العظيم ونفعني وإياكم بما فيه من الآيات والذكر الحكيم.

أقول قولي هذا وأستغفر الله العظيم لي ولكم فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم.

Khutbah Kedua

الحمد لله حمدًا كثيرًا طيبًا مباركًا فيه كما يحب ربنا ويرضى.

أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله.

اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah,

Ramadhan adalah kesempatan emas untuk meraih ampunan dari Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Jangan sampai kesempatan besar ini berlalu begitu saja tanpa kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya. 

Jadikan Ramadhan sebagai momentum untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperbanyak amal kebaikan.

Sesungguhnya orang yang merugi adalah mereka yang melewati Ramadhan tanpa mendapatkan ampunan dari Allah SWT.

Allah SWT berfirman:

وَأَنْ تَصُومُوا خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

“Dan berpuasa itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 184)

Semoga Allah SWT memberikan kita kekuatan dan keistiqamahan dalam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan, serta menerima segala amal ibadah yang kita lakukan.

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ ۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

Semoga khutbah ini dapat menjadi pengingat bagi kita semua untuk menyambut Ramadhan dengan kesiapan iman dan takwa, sehingga puasa yang kita jalankan tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga membawa perubahan menuju pribadi yang lebih baik di sisi Allah SWT. (gwn)

Sumber: NU Online, Quran Kemenag, Rumaysho

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:37
06:06
16:30
07:29
04:52
01:17

Viral