- dok.tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Benarkah Usai Tarawih Ditutup Shalat Witir Tidak Bisa Tahajud? Begini Jawaban Ustaz Adi Hidayat
Jakarta, tvOnenews.com- Menjalani shalat tarawih ditutup witir menjadi amalan sunnah. Disebut bisa melengkapi ibadah kita dibulan ramadhan dan menambah pahala.
Sekalipun amalan sunnah, shalat tarawih selama ramadhan memiliki keutamaan loh. Seseorang belajar menjalani ibadah panjang pada malam hari dan mendengarkan ceramah singkat.
Sehubungan dengan shalat tarawih dalam rangkaiannya ditutup dengan shalat witir 3 rakaat. Hal ini memicu kebingungan pada umat muslim.
- dok.tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Hal tersebut pernah disampaikan Ustaz Adi Hidayat dalam ceramahnya. Shalat tarawih ditutup dengan witir dianggap penutup ibadah sunnah.
Kemudian, dikaitkan dengan ibadah sunnah seperti tahajud. Benarkah usai tarawih ditutup shalat witir tarawih tidak bisa tahajud?.
"Pertama adalah pendekatan yang disepakati, Witir sebagai penutup dari shalat yang ditunaikan. Jadi kalau sudah Witir malam, kita menutup shalatnya,” katanya dikutip dari YouTube Adi Hidayat Official, Minggu (22/2).
- YouTube/Adi Hidayat Official
Pertanyaan tersebut umum ditanyakan, karena orang yang menjalankan shalat tahajud biasanya ditutup shalat witir 1 atau 3 rakaat.
Sebagaimana dalam hadits ini, disampaikan:
Pada tiap malam, Tuhan Kamu turun (ke langit dunia) ketika tinggal sepertiga malam yang akhir.
“Barang siapa yang menyeru-Ku, akan Kuperkenankan seruannya. Barang siapa yang meminta kepadaKu, akan Kuperkenankan permintaannya. Dan barangsiapa yang meminta ampunan kepadaKu, Aku ampuni dia”. (HR. Bukhari dan Muslim)
Sehubungan dengan pertanyaan tersebut, muncul 2 perspektif katanya. Bisa dianggap sebagai penutup seluruh rangkaian shalat.
Atau juga sebagai, menilai shalat witir penutup dari rangkaian ibadah shalat yang dikerjakan.
Dalam ceramahnya Ustaz Adi disapa UAH, menyebutkan seseorang masih boleh mengerjakan witir lagi atau shalat tahajud setelahnya.