- dok.ilustrasi pexels
Ternyata Ini Alasan Baca Doa Qunut di Pertengahan Ramadhan, Buya Yahya Beri Penjelasan
Jakarta, tvOnenews.com- Tidak lama lagi umat muslim memasuki pertengahan ramadhan 2026. Tanda tersebut diketahui, dengan adanya pembacaan doa qunut saat witir.
- ANTARA/M Fikri Setiawan
Sehubungan dengan baca doa qunut dipertengahan puasa ramadhan ini, ternyata ada alasannya. Hal inilah yang jarang diketahui masyarakat awam.
Hukum baca doa qunut dipertengahan ramadhan ini pernah dibahas, Pendakwah Indonesia Buya Yahya. Dalam ceramahnya ia menjelaskan kalau tujuannya baik.
Diketahui, membaca doa qunut pada akhir shalat witir bukanlah sesuatu yang baru. Kebiasaan yang sudah berlangsung cukup lama sejak masa sahabat sampai sekarang.
Hal ini berhubungan dengan perbandingan mazhab ulama, antara Imam Hambali dan Imam Syafi'i.
- dok.ilustrasi pexels
Diketahui, dari Imam Hambali doa qunut dilakukan akhir shalat Witir adalah khilaf, sedangkan Imam Ahmad mengukuhkan sedari awal Ramadhan namun hukumnya tetap sunnah.
"Sementara mazhab kita Mazhab Imam Syafi'i di pertengahan Ramadhan itu sunnah, karena hal yang dilakukan adalah sunnah ya seperti itu," ujarnya, dilansir tvOnenews.com dari channel YouTube Al-Bahjah TV, Minggu (1/3/2026).
Secara umum kita yang Imam Syafi'i lebih menempatkan di separuh atau pertengahan Ramadhan.
Lebih lanjut, kata Buya Yahya doa qunut hukumnya sunnah. Oleh karena itu, sebenarnya tidak memunculkan sebab-akibat apa saja keistimewaan yang diraih jika membaca qunut dirakaat akhir shalat Witir.
Namun demikian, Pendakwah Indonesia itu menyampaikan ada hikmah yang didapatkan saat umat muslim mengamalkan doa qunut di shalat Witir, yaitu menuntun seseorang menyambut malam Lailatul Qadar.
Melansir laman kementerian agama (Kemenag), dikatakan dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda:
"Carilah Lailatul Qadr pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir bulan Ramadan." (HR. Bukhari & Muslim).
Keistimewaan malam Lailatul Qadar juga, sebagaimana dijelaskan dalam Qur'an:
اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ ١
innâ anzalnâhu fî lailatil-qadr
Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada Lailatulqadar.
وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ ٢
wa mâ adrâka mâ lailatul-qadr
Tahukah kamu apakah Lailatulqadar itu?
لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ ٣
lailatul-qadri khairum min alfi syahr
Lailatulqadar itu lebih baik daripada seribu bulan.(QS. Al-Qadr: 1-3).(klw)
wallahualam