- Ilustrasi AI
Baca Doa Ini Sebelum Shalat Subuh, Hajat Cepat Terkabul Kata Ustaz Adi Hidayat
tvOnenews.com - Di bulan Ramadhan, umat Islam di seluruh dunia tengah menikmati suasana ibadah yang lebih khusyuk dan penuh semangat.
Bulan suci ini dikenal sebagai momentum terbaik untuk memperbanyak amal, memperbaiki diri, serta mendekatkan hati kepada Allah SWT.
Di antara waktu-waktu istimewa yang sayang untuk dilewatkan selama Ramadhan adalah sepertiga malam terakhir atau waktu sahur, tepat sebelum Shalat Subuh.
Di momen inilah doa diyakini lebih mudah dikabulkan, terutama ketika diiringi dengan istighfar dan ibadah malam.
Dalam salah satu kajiannya, Ustaz Adi Hidayat menegaskan pentingnya menghidupkan waktu sahar dengan amalan istighfar sebelum melaksanakan Shalat Subuh.
“Kata Al-Quran, waktu sahar itu paling bagus dipakai untuk istighfar,” ujar Ustaz Adi Hidayat.
- Freepik
Hal ini menunjukkan bahwa menjelang Subuh bukan sekadar waktu untuk bersiap menjalankan ibadah wajib, tetapi juga menjadi kesempatan emas untuk membersihkan diri dari dosa-dosa melalui permohonan ampun kepada Allah SWT.
Di momentum Ramadhan seperti sekarang, tentu sangat disayangkan jika waktu sahar atau sahur hanya dihabiskan untuk makan dan minum semata, tanpa diiringi dengan doa dan istighfar yang justru memiliki keutamaan besar di sisi Allah SWT.
Hadits Rasulullah tentang Keutamaan Doa di Sepertiga Malam
Keutamaan berdoa dan beristighfar di waktu sahar juga dijelaskan dalam hadits Rasulullah SAW.
Dalam hadits tersebut disebutkan bahwa Allah SWT turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir, lalu berfirman:
“Siapa yang berdoa kepada-Ku, Aku akan memperkenankan doanya. Siapa yang meminta kepada-Ku, pasti akan Aku beri. Dan siapa yang memohon ampun kepada-Ku, pasti akan Aku ampuni.” (HR. Bukhari no. 6321 dan Muslim no. 758)
Hadits ini menjadi landasan kuat bahwa waktu sahar adalah waktu mustajab untuk berdoa, memohon ampunan, serta menyampaikan segala hajat kepada Allah SWT.
- Ilustrasi AI
Ciri Orang Bertakwa: Rajin Istighfar di Penghujung Malam
Lebih lanjut, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa salah satu ciri orang bertakwa yang dijanjikan surga oleh Allah SWT adalah mereka yang menghidupkan malam dengan ibadah.
“Ciri orang takwa yang akan tinggal di taman surga, amalannya antara lain rajin shalat malam, sedikit tidur, dan memperbanyak istighfar di waktu sahar,” tutur Ustaz Adi Hidayat.
Penjelasan tersebut selaras dengan firman Allah SWT dalam QS. Adz-Dzariyat ayat 15–23, yang menggambarkan bahwa orang-orang bertakwa terbiasa memohon ampun di waktu sahar sebagai bentuk kesungguhan dalam mendekatkan diri kepada-Nya.
Doa di Waktu Sahar Lebih Cepat Dikabulkan
Waktu sahar menjadi momentum terbaik untuk memanjatkan doa, baik terkait urusan dunia maupun akhirat.
Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Adi Hidayat kembali menekankan keutamaan memanfaatkan waktu sebelum Subuh untuk bermunajat kepada Allah SWT.
“Waktu sahar itu waktu yang sangat mustajab. Maka perbanyaklah istighfar, mohon ampunan, dan panjatkan doa di saat itu. Insya Allah, doa cepat dikabulkan,” pungkas Ustaz Adi Hidayat.
Dengan memahami keutamaan waktu sahar, umat Islam diharapkan tidak melewatkan momen berharga sebelum Shalat Subuh hanya dengan aktivitas biasa.
Mengisi waktu tersebut dengan istighfar, doa, dan shalat malam dapat menjadi jalan bagi terkabulnya hajat serta diampuninya dosa-dosa.
Konsistensi dalam menghidupkan sepertiga malam terakhir bukan hanya mendatangkan ketenangan batin, tetapi juga membuka pintu rahmat dan pertolongan dari Allah SWT. (gwn)