news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi malam Lailatul Qadar.
Sumber :
  • iStockPhoto

Kapan Terjadinya Malam Lailatul Qadar? Simak Penjelasan Ustaz Adi Hidayat Soal Waktu Terbaiknya

Sebentar lagi memasuki 10 hari terakhir bulan Ramadhan, sejumlah hadits menyebutkan malam Lailatul Qadar akan hadir pada waktu-waktu tersebut. Ini penjelasannya
Rabu, 4 Maret 2026 - 07:46 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Sebentar lagi memasuki 10 hari terakhir bulan Ramadhan, sejumlah hadits menyebutkan bahwa malam Lailatul Qadar akan hadir pada waktu-waktu tersebut.

Kaum Muslim pun mulai mempersiapkan diri, baik secara mental maupun fisik, untuk semakin mengintensifkan ibadah kepada Allah SWT demi meraih keutamaan malam istimewa itu.

Pasalnya, Lailatul Qadar memiliki keutamaan yang sangat besar, bahkan nilainya lebih baik daripada beribadah selama seribu bulan.

Namun, pertanyaan yang kerap muncul adalah kapan tepatnya malam Lailatul Qadar itu terjadi? Apakah setelah pelaksanaan shalat tarawih atau justru pada sepertiga malam terakhir?

Waktu Datangnya Malam Lailatul Qadar

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan YouTube Adi Hidayat Official, berikut penjelasan tentang lailatul qadar.

"Waktu Al Qadar, waktu malam kita bisa tutup malamnya karena Laila itu sudah berarti malam-malam istimewa," ungkap Ustaz Adi Hidayat pada tayangan YouTube miliknya. 

Menurut Ustaz Adi Hidayat, malam Lailatul Qadar dimulai sejak masuknya waktu Isya.

"Waktu Lailatul Qadar, malam itu dibatasi dari mulai Ba'da isya', di Indonesia Ba'da isya' setengah 8 taruhlah bisa 08.00 itu terbentang luas sampai ke menjelang fajar," jelas Ustaz Adi Hidayat.

Lalu, Ia menjelaskan bahwa rentang waktunya cukup panjang, yakni sejak setelah Isya hingga menjelang terbit fajar.

"Kalau bahasa Al Qurannya langsung di surah Al Qadar, lihat ujung ayatnya, malam Al Qadar itu terbentang luas sampai menjelang fajar," ujarnya. 

Potret Ustaz Adi Hidayat
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Adi Hidayat Official

Lebih lanjut, Ustaz Adi Hidayat menyebut para sahabat Nabi dahulu menghidupkan malam-malam terakhir Ramadhan untuk meraih Lailatul Qadar dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an dan menunaikan shalat sunnah.

"Karena itu para sahabat, orang-orang shaleh zaman dahulu itu menghidupkan malamnya, khususnya untuk mengejar puncak-puncak," terang Ustaz Adi Hidayat.

"Jadi dari Ba'da isya' mereka terus baca Qur'an ada yang shalat, nggak berhenti itu rata-rata," sambungnya.

Ada pula yang memilih beristirahat setelah shalat tarawih, lalu bangun kembali di penghujung malam untuk melanjutkan ibadah.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:40
02:52
02:31
08:19
07:54
03:50

Viral