- iStockPhoto
Kapan Terjadinya Malam Lailatul Qadar? Simak Penjelasan Ustaz Adi Hidayat Soal Waktu Terbaiknya
tvOnenews.com - Sebentar lagi memasuki 10 hari terakhir bulan Ramadhan, sejumlah hadits menyebutkan bahwa malam Lailatul Qadar akan hadir pada waktu-waktu tersebut.
Kaum Muslim pun mulai mempersiapkan diri, baik secara mental maupun fisik, untuk semakin mengintensifkan ibadah kepada Allah SWT demi meraih keutamaan malam istimewa itu.
Pasalnya, Lailatul Qadar memiliki keutamaan yang sangat besar, bahkan nilainya lebih baik daripada beribadah selama seribu bulan.
Namun, pertanyaan yang kerap muncul adalah kapan tepatnya malam Lailatul Qadar itu terjadi? Apakah setelah pelaksanaan shalat tarawih atau justru pada sepertiga malam terakhir?
Waktu Datangnya Malam Lailatul Qadar
Dilansir tvOnenews.com dari tayangan YouTube Adi Hidayat Official, berikut penjelasan tentang lailatul qadar.
"Waktu Al Qadar, waktu malam kita bisa tutup malamnya karena Laila itu sudah berarti malam-malam istimewa," ungkap Ustaz Adi Hidayat pada tayangan YouTube miliknya.
Menurut Ustaz Adi Hidayat, malam Lailatul Qadar dimulai sejak masuknya waktu Isya.
"Waktu Lailatul Qadar, malam itu dibatasi dari mulai Ba'da isya', di Indonesia Ba'da isya' setengah 8 taruhlah bisa 08.00 itu terbentang luas sampai ke menjelang fajar," jelas Ustaz Adi Hidayat.
Lalu, Ia menjelaskan bahwa rentang waktunya cukup panjang, yakni sejak setelah Isya hingga menjelang terbit fajar.
"Kalau bahasa Al Qurannya langsung di surah Al Qadar, lihat ujung ayatnya, malam Al Qadar itu terbentang luas sampai menjelang fajar," ujarnya.
- Tangkapan Layar YouTube Adi Hidayat Official
Lebih lanjut, Ustaz Adi Hidayat menyebut para sahabat Nabi dahulu menghidupkan malam-malam terakhir Ramadhan untuk meraih Lailatul Qadar dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an dan menunaikan shalat sunnah.
"Karena itu para sahabat, orang-orang shaleh zaman dahulu itu menghidupkan malamnya, khususnya untuk mengejar puncak-puncak," terang Ustaz Adi Hidayat.
"Jadi dari Ba'da isya' mereka terus baca Qur'an ada yang shalat, nggak berhenti itu rata-rata," sambungnya.
Ada pula yang memilih beristirahat setelah shalat tarawih, lalu bangun kembali di penghujung malam untuk melanjutkan ibadah.
"Ada sebagian orang zaman sekarang mengejar puncaknya saja, jadi tarawih istirahat, bangun lagi malamnya. orang dulu banyak istirahat di siangnya sehingga malamnya bisa hidup sampai dengan ke ujungnya," ujar Ustaz Adi Hidayat.
"Kalau ditanya, ustadz kapan kapan waktu, malam Al Qadar itu kita kembalikan pada keterangan Alquran terbentang dari malam setelah isya sampai ke menjelang fajar," terusnya.
Selain itu, Ustaz Adi Hidayat juga memaparkan cara sederhana agar seorang Muslim berpeluang mendapatkan keutamaan malam Lailatul Qadar.
"Jadi kalau ingin dapat Al Qadar cara paling gampang jangan tinggalkan malamnya khususnya di 10 malam terakhir usahakan bangun entah di jam 10, 12a, jam 1, jam 2 di sela-sela itu Anda usahakan ibadah," tutur Ustaz Adi Hidayat.
"Khususnya di ujung-ujung akhir fase jam 2 ke jam 3,4 sesuai dengan waktu subuhnya masing-masing walaupun hanya 5 menit, 10 menit saja sebagai harapan mendapatkan 1 di malam itu," tandasnya.
(far/kmr)