news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Habib Novel Alaydrus.
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Novel Muhammad Alaydrus

Jawaban Tegas Habib Novel Alaydrus soal Sikap Muslim Dukung Iran dari Israel di Tengah Eskalasi Konflik Timur

Akibat perdebatan paham Syiah-Sunni heboh, Habib Novel Alaydrus sebut sikap umat Muslim bela Iran dari serangan zionis Israel-Amerika Serikat (AS) adalah wajib.
Rabu, 4 Maret 2026 - 23:45 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pendakwah Habib Novel Alaydrus menyoroti konflik Timur Tengah. Eskalasi antara Iran versus Israel-Amerika Serikat (AS) kian memanas sejak akhir Februari 2026.

Habib Novel Alaydrus mengetahui konflik Iran dengan Israel dan AS menciptakan ketegangan internasional. Di sisi lain, konflik ini kembali menuai perdebatan perbedaan pandangan paham Syiah dan Sunni.

Habib Novel Alaydrus memahami mayoritas masyarakat Iran dari paham aliran Syiah. Ini menyebabkan sebagian umat Muslim tidak mendukung Iran dari serangan Israel-AS dan sekutunya.

Dalam ceramahnya, Habib Novel Alaydrus ditanya terkait sikap umat Islam dalam mendukung Iran. Ia secara tegas menyatakan, sikap tersebut bersifat wajib.

"Banyak yang bertanya, boleh nggak kita bela Iran? Jawaban saya hukumnya memusuhi zionis Israel itu hukumnya wajib," ujar Habib Novel Alaydrus dilansir dari unggahan Instagram pribadinya, Rabu (4/3/2026).

Alasan Habib Novel Alaydrus Wajibkan Umat Islam Bela Iran

Habib Novel Alaydrus
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Novel Muhammad Alaydrus

Ia menjelaskan alasan Iran harus didukung penuh. Padahal dominan masyarakat Iran adalah orang Persia yang beraliran Syiah.

Namun musuh Iran kini Israel dan sekutunya. Bagi Habib Novel Alaydrus, Israel harus dikalahkan karena sudah berbuat zalim, termasuk kepada warga Gaza dan Palestina.

"Karena dia (Israel) telah berbuat kerusakan di muka bumi, dia menganiaya manusia di Palestina. Tak kenal anak kecil, tak kenal wanita, tak kenal orang tua, dibantai semaunya sendiri," jelasnya.

Sejak 7 Oktober 2023, Hamas, organisasi politik dan militan Islam Palestina menyerang Israel. Israel di bawah komando Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu terus membombardir Jalur Gaza.

Di tengah itu, Iran sempat membombardir Israel pada 2025. Serangan itu dinilai sebagai sikap membela Palestina saat Pemimpin Tertinggi masih dijabat mendiang Ayatollah Ali Khamenei.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Kini ketegangan kedua negara meningkat pasca Ali Khamenei tewas melalui serangan udara. Sontak, serangan balasan Iran semakin brutal ke wilayah Israel.

Habib Novel Alaydrus justru mendukung balasan tersebut. Sebab, genosida Israel terhadap warga Gaza telah jauh dari nilai kemanusiaan.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:17
03:20
01:48
02:00
00:55
03:22

Viral