- tvOnenews - Gigih Wahyuningsih
Sering Dianggap Sama, Ini Perbedaan Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar Serta Waktu Terjadinya
tvOnenews.com - Setiap bulan Ramadhan, umat Islam di seluruh dunia menantikan berbagai momen istimewa yang penuh makna spiritual.
Dua di antaranya adalah malam Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar. Kedua peristiwa ini sama-sama berkaitan dengan turunnya Al-Quran, sehingga tidak sedikit umat Muslim yang menganggap keduanya sebagai peristiwa yang sama.
Padahal, Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar memiliki makna, waktu, serta tahapan yang berbeda.
Memahami perbedaan antara Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar penting agar umat Islam dapat lebih menghayati makna Ramadhan serta meningkatkan kualitas ibadah di bulan suci tersebut.
Apakah Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar Sama?
- pexels
Secara umum, Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar memang memiliki kaitan erat dengan turunnya Al-Quran. Namun keduanya bukanlah peristiwa yang sama.
Nuzulul Quran adalah peristiwa turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW.
Peristiwa ini terjadi pada tanggal 17 Ramadhan, ketika Rasulullah SAW sedang beribadah di Gua Hira.
Pada saat itu, Malaikat Jibril datang menyampaikan wahyu pertama berupa Surah Al-Alaq ayat 1-5.
Menurut penjelasan ulama, peristiwa tersebut menjadi awal mula turunnya Al-Quran kepada Nabi Muhammad SAW yang kemudian berlanjut secara bertahap selama kurang lebih 23 tahun.
Karena peristiwa bersejarah inilah, umat Islam memperingati Nuzulul Quran setiap tanggal 17 Ramadhan.
Sementara itu, Lailatul Qadar merupakan malam yang sangat istimewa di bulan Ramadhan dan memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam Islam.
Malam ini disebut dalam Al-Quran sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Qadr ayat 1-5: "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan..."
Lailatul Qadar tidak memiliki tanggal pasti. Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk mencarinya pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadhan. Hal ini sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW:
"Carilah Lailatul Qadar pada tanggal ganjil di sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan." (HR. Bukhari).
Tahapan Penurunan Al-Quran
Perbedaan antara Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar juga dapat dipahami dari tahapan turunnya Al-Quran.
Al-Quran tidak diturunkan sekaligus kepada Nabi Muhammad SAW, melainkan melalui beberapa tahap.
Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam Surah Al-Isra ayat 106 yang menjelaskan bahwa Al-Quran diturunkan secara berangsur-angsur agar mudah dipahami oleh umat manusia.
Para ulama menjelaskan bahwa terdapat tiga tahapan utama dalam proses turunnya Al-Quran.
Pertama, dari Allah SWT ke Lauh Mahfuzh.
Pada tahap ini, Al-Quran telah ditulis dan dijaga oleh Allah SWT di Lauh Mahfuzh sebelum diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.
Kedua, dari Lauh Mahfuzh ke Baitul Izzah.
Dalam tahap ini, Al-Quran diturunkan secara keseluruhan ke langit dunia yang disebut Baitul Izzah. Peristiwa inilah yang diyakini terjadi pada malam Lailatul Qadar.
Ketiga, dari Baitul Izzah kepada Nabi Muhammad SAW.
Setelah berada di langit dunia, Al-Quran kemudian diturunkan secara bertahap kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril.
Wahyu pertama yang diterima Nabi inilah yang diperingati sebagai Nuzulul Quran.
Dari penjelasan tersebut, dapat dipahami bahwa Lailatul Qadar merupakan momen turunnya Al-Quran secara keseluruhan ke langit dunia, sedangkan Nuzulul Quran adalah peristiwa turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW.
Kapan Nuzulul Quran 2026?
- Pexels/RDNE Stock project
Berdasarkan kalender Islam tahun 2026, Nuzulul Quran diperingati pada 17 Ramadhan 1447 Hijriah.
Menurut versi pemerintah Indonesia, Nuzulul Quran jatuh pada Sabtu, 7 Maret 2026, sehingga malam peringatannya dimulai sejak Jumat malam, 6 Maret 2026.
Sementara itu, menurut kalender Muhammadiyah, Nuzulul Quran diperkirakan jatuh pada Jumat, 6 Maret 2026, sehingga malam peringatannya berlangsung pada Kamis malam, 5 Maret 2026.
Kapan Lailatul Qadar 2026?
Berbeda dengan Nuzulul Quran, Lailatul Qadar tidak memiliki tanggal pasti. Umat Islam dianjurkan untuk mencarinya pada malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadhan.
Pada Ramadhan 1447 Hijriah, malam yang berpotensi menjadi Lailatul Qadar antara lain:
- Malam ke-21 Ramadhan
- Malam ke-23 Ramadhan
- Malam ke-25 Ramadhan
- Malam ke-27 Ramadhan
- Malam ke-29 Ramadhan
Dalam kalender 2026, malam-malam tersebut diperkirakan terjadi antara 9 hingga 18 Maret 2026. (adk)