- freepik.com
Teks Khutbah Idul Fitri 1447 H: Ba'da Ramadhan Meraih Surga Firdaus
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ وَللهِ الحَمْدُ
Jamaah rahimani wa rahimakumullah…
Lalu bagaimana cara agar kita dapat meraih Surga Firdaus tersebut?
Allah Ta’ala telah menjelaskan dalam firman-Nya:
قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ (1) الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ ... (hingga ayat 11)
“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman…” (QS. Al-Mu’minun: 1-11)
Dari ayat tersebut, terdapat enam sifat utama yang harus kita miliki:
Pertama: Khusyu’ dalam shalat
Khusyu’ berarti menghadirkan hati, tunduk, dan merasakan kebesaran Allah saat shalat. Tidak hanya gerakan yang tenang, tetapi juga hati yang fokus dan penuh penghayatan.
Kedua: Menjauhi hal yang tidak bermanfaat
Seorang mukmin meninggalkan perkataan dan perbuatan sia-sia, apalagi yang mengarah kepada dosa.
Ketiga: Menunaikan zakat
Ibadah kepada Allah harus diiringi kepedulian kepada sesama melalui zakat dan sedekah.
Keempat: Menjaga kehormatan diri
Menjauhkan diri dari segala bentuk perbuatan zina dan hal-hal yang mendekatinya.
Kelima: Menjaga amanah dan janji
Rasulullah SAW bersabda:
مِنْ عَلاَمَاتِ الْمُنَافِقِ ثَلاَثَةٌ إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ وَإِذَا ائْتُمِنَ خَانَ
“Di antara tanda munafik ada tiga: jika berbicara, dusta; jika berjanji, tidak menepati; jika diberi amanat, ia khianat.” (HR. Muslim, no. 59)
Keenam: Menjaga shalat
Shalat yang dijaga waktunya adalah amalan paling dicintai Allah.
أَىُّ الْعَمَلِ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ قَالَ « الصَّلاَةُ عَلَى وَقْتِهَا »
“Amalan apa yang paling dicintai oleh Allah?”
Jawab Rasulullah: “Shalat pada waktunya.” (HR. Bukhari dan Muslim)