- Kolase tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV & Instagram/@lucintaluna_manjalita
Berkaca dari Lucinta Luna, Buya Yahya Bicara Nasib Sudah Dioperasi Jadi Wanita Kembali ke Kodrat sebagai Pria
Lebih lanjut, Buya Yahya menjelaskan soal nasib kondisi fisik dan alat kelamin pria yang sudah diubah menjadi perempuan. Proses tersebut terjadi melalui tindakan operasi secara berkali-kali.
Jika mengacu dari Lucinta Luna, operasi mengubah bentuk fisik dan alat kelamin berlangsung di Rumahh Sakit Rajyindee, Thailand pada 2016. Bukti operasi ini tercatat dalam surat keterangan dokter dengan nomor (A81) 5904240064 tanggal 27 April 2016 atas nama Muhammad Fatah.
Kemudian, Lucinta Luna mengubah identitas KTP dan Kartu Keluarga (KK). Ia mengganti nama menjadi Ayluna Putri usai mengajukan permohonan perdata ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada 22 November 2019.
Setelah beberapa tahun berjalan, Lucinta Luna tidak tenang. Ia kembali memutuskan untuk menjadi Muhammad Fatah yang seharusnya hal itu sulit terjadi lantaran harus membutuhkan operasi mengembalikan fisik dan alat kelaminnya seperti semula.
Buya Yahya memahami hal itu. Namun dengan bertaubat secara sungguh-sungguh, keputusan tersebut sudah cukup lantaran jarang bisa dilakukan banyak orang terutama bagi yang di tengah bangga bisa menjadi transgender.
"Bisa jadi dia lebih bagus daripada kita semua yang selama ini mungkin sok suci. Karena bertaubat itu berat bagi orang-orang misalnya yang bukan dalam keadaan runtuh," paparnya.
"Dan mungkin tadi disebutkan prosesnya itu pakai operasi berkali-kali butuh duit banyak dan sebagainya. Akan tetapi, ternyata dengan kelegaan Allah pilih dia untuk bertaubat, itu dahsyat," lanjutnya dengan tegas.
Buya Yahya juga menegaskan bahwa, jika memberatkan sebaiknya tidak perlu operasi mengembalikan kondisi semula. Ia justru lebih menekankan uangnya bisa dialihkan untuk hal-hal bermanfaat.
"Bisa membantu fakir miiskin dan lain sebagainya. Tidak perlu melakukan operasi-operasi lagi, cukuplah dia dengan Allah, selesai," tukasnya.
(hap)