- Ilustrasi AI/ChatGPT
Kemenag RI Tetapkan 1 Dzulhijjah 1447 H Jatuh pada Senin 18 Mei 2026, Ini Daftar Amalan di Bulan Haji
* Puasa 1–7 Dzulhijjah bagi yang mampu
* Puasa Tarwiyah pada 8 Dzulhijjah
* Puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah bagi yang tidak sedang berhaji
Puasa Arafah dikenal memiliki keutamaan besar karena dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang atas izin Allah SWT.
Berkurban dan Bersedekah
Amalan lain yang sangat dianjurkan di bulan Dzulhijjah adalah berkurban.
Ibadah ini menjadi bentuk ketakwaan dan kepatuhan kepada Allah SWT sekaligus meneladani Nabi Ibrahim AS.
Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Hajj ayat 34:
وَلِكُلِّ اُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنْسَكًا لِّيَذْكُرُوا اسْمَ اللّٰهِ عَلٰى مَا رَزَقَهُمْ مِّنْۢ بَهِيْمَةِ الْاَنْعَامِۗ
Artinya: “Dan bagi setiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan kurban, agar mereka menyebut nama Allah atas rezeki yang dikaruniakan Allah kepada mereka berupa hewan ternak.”
Selain berkurban, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak sedekah kepada sesama, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan.
Memperbanyak Dzikir dan Takbir
Sepuluh hari pertama Dzulhijjah juga menjadi waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak dzikir, takbir, tahmid, dan tahlil.
Rasulullah SAW bersabda:
“Sepuluh hari pertama dalam Dzulhijjah merupakan hari yang sangat diagungkan dan disenangi oleh Allah, karenanya perbanyak ucapan tahlil, takbir, dan tahmid.” (HR. Imam Ahmad).
Dzikir menjadi amalan sederhana yang dapat dilakukan kapan saja untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Memperbanyak Amal Shalih
Tidak hanya puasa dan dzikir, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak amal shalih selama bulan Dzulhijjah.
Rasulullah SAW bersabda:
“Tidak ada hari di mana amal shalih lebih dicintai Allah daripada amal pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah.” (HR. Imam Ahmad).
Amal shalih tersebut bisa berupa membaca Al-Quran, membantu sesama, menjaga silaturahmi, memperbanyak doa, hingga meningkatkan ibadah harian.
Dengan datangnya bulan Dzulhijjah 1447 H, umat Islam diharapkan dapat memanfaatkan momen penuh kemuliaan ini untuk meningkatkan ketakwaan dan memperbanyak amal ibadah. (gwn)