- Pixabay
Dilarang Puasa di Hari Tasyrik, Ini Amalan yang Dianjurkan pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah
Selain takbir, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak dzikir secara umum, seperti tahmid, tasbih, dan tahlil.
- Ilustrasi AI Gemini
2. Memperbanyak Doa
Hari Tasyrik juga menjadi waktu yang baik untuk memperbanyak doa kepada Allah SWT. Salah satu doa yang sangat dianjurkan dibaca adalah doa sapu jagad.
Allah SWT berfirman:
فَمِنْهُمْ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS. Al-Baqarah: 201)
Banyak ulama salaf menganjurkan membaca doa tersebut selama Hari Tasyrik karena mengandung permohonan kebaikan dunia dan akhirat.
3. Bersyukur dengan Menikmati Rezeki
Hari Tasyrik juga menjadi momen untuk menikmati makanan dan minuman sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT.
Islam mengajarkan keseimbangan antara ibadah spiritual dan menikmati nikmat yang halal.
Karena itu, umat Islam dianjurkan makan bersama keluarga, berbagi hidangan, dan menikmati olahan daging kurban dengan penuh rasa syukur.
4. Menyembelih Hewan Kurban
Bagi sebagian ulama, penyembelihan hewan kurban masih dapat dilakukan hingga akhir Hari Tasyrik, yakni 13 Dzulhijjah.
Saat menyembelih kurban, umat Islam dianjurkan membaca basmalah dan takbir sebagai bentuk dzikir kepada Allah SWT.
5. Bersedekah dan Menjalin Silaturahmi
Hari Tasyrik juga menjadi waktu yang tepat untuk mempererat hubungan dengan keluarga, tetangga, dan masyarakat sekitar.
Membagikan daging kurban, bersedekah, serta menjaga silaturahmi termasuk amalan yang sangat dianjurkan.
Suasana kebersamaan pada Hari Tasyrik menjadi salah satu hikmah besar dari perayaan Idul Adha.
Hari Tasyrik, Momen Memperbanyak Amal Saleh
Selain dipenuhi suasana makan dan kebersamaan, Hari Tasyrik sejatinya tetap menjadi waktu untuk memperkuat hubungan dengan Allah SWT melalui dzikir, doa, dan amal saleh lainnya.
Dengan memahami keutamaan Hari Tasyrik, umat Islam diharapkan tidak hanya menjadikan momen ini sebagai perayaan semata, tetapi juga kesempatan memperbanyak rasa syukur, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. (gwn)