news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi puasa Tasu'a dan Asyura.
Sumber :
  • Pexels/Sami Abdullah

Teks Khutbah Jumat 12 Juni 2026: Jangan Lupa Puasa Asyura di Bulan Muharram

Jangan lupa sebentar lagi umat muslim menyambut tahun baru islam 1448 H. Berikut teks khutbah membahas keistimewaan puasa asyura.
Kamis, 11 Juni 2026 - 14:24 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com- Bagi umat muslim jangan lupa tidak lama lagi akan memasuki tahun baru islam atau 1 Muharram 1448 H/2026. Berikut teks khutbah 12 Juni 2026 yang mengingatkan keistimewaan puasa Asyura.

Assalamualaikum wr wb

أَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي شَرَعَ لَنَا دِيْنًا قَوِيْمًا، وَهَدَانَا إِلَيْهِ صِرَاطًا مُسْتَقِيْمًا، وَوَعَدَ مَن لَزِمَ الصِّرَاطَ أَجْرًا جَزِيْلًا وَثَوَابًا عَظِيْمًا، وَتَوَعَّدَ مَنْ حَادَ عَنْهُ بِأَنَّ لَهُ عَذَابًا أَلِيْمًا. أَشْهَدُ أنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَليُّ الصَّالِحِيْنَ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، وَصَفِيُّهُ مِنْ خَلْقِهِ وَخَلِيْلُهُ. أَللّٰهُمَّ صَلِّ وَزِدْ وَبَارِكْ عَلَى النَّبِيِّ الْمُخْتَارِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ الْأَطْهَارِ الْأَخْيَارِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلٰى دَارِ الْقَرَارِ، وَسَلِّمْ عَلَيهِمْ تَسْلِيمًا كَثِيْرًا

أمَّا بَعْدُ … أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي أَيُّهَا الْأَخْيَارُ بِتَقْوَى اللّٰهِ الْعَزِْيزِ الْغَفَّارِ: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

”Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim.” ( QS Ali Imran [03] ayat 102 )

Ma’âsyiral muslimî rahimakumullâh

Alhamdulillah, Allah SWT masih memberi kita kesempatan untuk hidup di tahun baru 1447 Hijriyah ini. Tentu nafas kehidupan yang Allah masih titipkan kepada kita hanya bertujuan agar kita dapat menyembah beribadah kepada-Nya (dalam makna yang luas) dengan lebih baik lagi, dibanding tahun-tahun yang telah kita lewati.

Kita tidak lama lagi akan memasuki bulan Muharram, salah satu dari 4 bulan suci di dalam syariat Islam, yaitu Dzulqadah, Dzulhijjah dan Rajab. 

Tentang hal ini Allah SWT berfirman di dalam Surah At-Taubah ayat 36:

اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۗذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ەۙ فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِيْنَ كَاۤفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ كَاۤفَّةً ۗوَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ

“Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan Bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu, dan perangilah kaum musyrikin semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang takwa.”

Dengan ini kita jangan lupa mengamalkan amalan sunnah yang dapat memperbanyak pahala, diantaranya ada puasa Asyura. 

Mengutip dalam ceramah UAH, kalau puasa asyura yang dikerjakan saat bulan muharram sangatlah dianjurkan.

Rumornya punya keistimewaan tersendiri, yang salah satunya disebut-sebut bisa menghapus dosa tahun lalu.

"Puasa Asyura 10 muharram menggugurkan dosa-dosa kecil yang setahun yang telah berlalu,” katanya, sebagaimana dikutip oleh tvOnenews dari Kanal YouTube Adi Hidayat Official pada Kamis (11/6).

Lebih lanjut disampaikan Ustaz Adi Hidayat, kalau Rasulullah SAW pernah mengatakan “Sungguh Aku lebih berhak melestarikan dan menyempurnakan syariat Musa AS,” kata Ustaz Adi Hidayat.

Sehubungan dengan kalimat itulah, menurut Ustaz Adi dapat diambil hikmah.

“Kalimat tersebut, seakan-akan memberikan penegasan bahwa din, syariat yang dibawa oleh setiap Nabi, dari sejak Nabi pertama Adam AS sampai Nabi Muhammad SAW bersumber dari satu Tuhan yang sama,” pesan Ustaz Adi Hidayat.

“Tunduk patuh yang melahirkan kedamaian ketentraman disebut dengan Islam,” tandas Ustaz Adi Hidayat. “Aslama patuh, aslim patuhlah, muslim orang yang patuh,” sambungnya.

Sebagaimana diketahui, berdasarkan kalender Hijriah, 1 Muharram 1448 H diperkirakan jatuh pada 16 Juni 2026. Ditanggal itu bertepatan dengan libur nasional, dan cuti bersama dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam 2026.(klw)

Waallahualam 

    

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:39
05:01
09:20
06:52
03:24
01:04

Viral