- Pixabay/openclipart-vectors
Teks Khutbah Jumat 19 Juni 2026: Muharram, Momentum Hijrah dan Semangat Menjadi Pribadi Lebih Baik
أما بعدُ فيا عباد الله أوصيكم وإيّاي نفسي بتقوى الله حقّ تقاته فقد فاز المتقون.
Jamaah Shalat Jumat yang dirahmati Allah SWT,
Marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan nikmat iman, Islam, kesehatan, serta kesempatan kepada kita untuk kembali berkumpul di rumah Allah dalam rangka menunaikan ibadah Shalat Jumat. Nikmat terbesar yang Allah anugerahkan kepada kita adalah nikmat iman dan Islam. Semoga Allah menjaga hati kita agar tetap istiqamah di atas jalan-Nya hingga akhir hayat.
Marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” (QS. Ali Imran: 102)
Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, keluarga beliau, para sahabat, serta seluruh umatnya yang istiqamah mengikuti sunnah hingga akhir zaman.
Ma'asyiral Muslimin Rahimakumullah,
Kita saat ini berada di bulan Muharram, salah satu bulan yang dimuliakan Allah SWT. Kehadiran bulan Muharram sekaligus menandai pergantian tahun Hijriah. Momen ini seharusnya menjadi kesempatan bagi setiap Muslim untuk melakukan evaluasi diri dan memperbarui tekad dalam memperbaiki kualitas keimanan serta amal ibadah.
Allah SWT berfirman:
اِنَّ اللّٰهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتّٰى يُغَيِّرُوْا مَا بِاَنْفُسِهِمْۗ
Artinya: "Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri."
Ayat ini mengajarkan bahwa perubahan harus dimulai dari diri sendiri. Tidak cukup hanya berharap keadaan menjadi lebih baik tanpa adanya usaha nyata untuk memperbaiki diri.