- Pixabay/openclipart-vectors
Teks Khutbah Jumat 19 Juni 2026: Muharram, Momentum Hijrah dan Semangat Menjadi Pribadi Lebih Baik
Allah SWT juga berfirman dalam Surah Al-Balad ayat 8-10:
اَلَمْ نَجْعَلْ لَّه عَيْنَيْنِۙ
وَلِسَانًا وَّشَفَتَيْنِۙ
وَهَدَيْنٰهُ النَّجْدَيْنِۙ
Artinya: "Bukankah Kami telah menjadikan untuknya sepasang mata, dan lidah dan sepasang bibir? Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan (kebajikan dan kejahatan)."
Allah telah memberikan akal, hati, dan petunjuk agar manusia mampu memilih jalan yang benar. Namun memilih jalan kebaikan bukan perkara mudah.
Allah SWT berfirman:
فَلَا اقْتَحَمَ الْعَقَبَةَ
وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا الْعَقَبَةُ ۗ
فَكُّ رَقَبَةٍۙ
اَوْ اِطْعَامٌ فِيْ يَوْمٍ ذِيْ مَسْغَبَةٍۙ
يَّتِيْمًا ذَا مَقْرَبَةٍۙ
اَوْ مِسْكِيْنًا ذَا مَتْرَبَةٍۗ
ثُمَّ كَانَ مِنَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ وَتَوَاصَوْا بِالْمَرْحَمَةِۗ
Artinya: Dan tahukah kamu apakah jalan yang mendaki dan sukar itu? (yaitu) melepaskan perbudakan (hamba sahaya), atau memberi makan pada hari terjadi kelaparan, (kepada) anak yatim yang ada hubungan kerabat, atau orang miskin yang sangat fakir. Kemudian dia termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang. (QS. Al-Balad: 11-17)
Jamaah yang dimuliakan Allah,
Perubahan menuju kebaikan memerlukan perjuangan, kesabaran, dan pengorbanan. Karena itu, ada tiga hal yang perlu kita pegang dalam menjalani proses hijrah.
Pertama, memohon hidayah dan pertolongan kepada Allah SWT.
اِنَّكَ لَا تَهْدِيْ مَنْ اَحْبَبْتَ وَلٰكِنَّ اللّٰهَ يَهْدِيْ مَنْ يَّشَاۤءُ ۚوَهُوَ اَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِيْنَ