- Ilustrasi AI/ChatGPT
Mimpi Bertemu 7 Hewan Ini Bisa Jadi Isyarat Bahaya, Begini Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah
tvOnenews.com - Mimpi sering kali menjadi pengalaman yang membuat seseorang penasaran, terlebih jika yang muncul adalah hewan-hewan tertentu.
Dalam pandangan sebagian ulama, ada beberapa jenis mimpi yang diyakini memiliki makna atau isyarat tertentu, meski tidak semua mimpi dapat dijadikan dasar untuk mengambil kesimpulan.
Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa terdapat tujuh jenis hewan yang dalam penafsiran mimpi kerap dikaitkan dengan pertanda adanya orang-orang yang berniat buruk atau membawa mudarat bagi seseorang.
Ketujuh hewan tersebut adalah ular, kalajengking, rajawali, gagak, tikus, anjing buas, dan cicak.
"Kata para ulama dalam bab mimpi, siapapun yang mimpi 7 hewan ini, ular, kalajengking, rajawali, gagak, tikus, anjing buas dan cicak, berarti menandakan ada orang-orang yang buruk yang sedang mendekati dia," ungkap Ustaz Khalid Basalamah.
Menurut penjelasannya, mimpi yang melibatkan hewan-hewan tersebut, misalnya digigit tikus, ular, atau didatangi salah satunya, dapat dimaknai sebagai isyarat adanya orang yang berakhlak buruk atau berniat jahat yang sedang mendekati si pemimpi.
"Seperti yang disebutkan oleh Ibnu Sirin, orang yang mimpi digigit tikus atau didekati tikus, kalajengking atau ular ini berarti ada penjahat atau orang-orang fasik lawan jenis yang buruk yang mau mendekati dia," ujarnya.
Bisa Menjadi Isyarat saat Istikharah
Ustaz Khalid Basalamah juga menjelaskan bahwa penafsiran tersebut berlaku dalam kondisi tertentu, termasuk ketika seseorang sedang melaksanakan salat istikharah sebelum mengambil keputusan untuk menikah.
Apabila dalam istikharah seseorang bermimpi melihat salah satu dari tujuh hewan tersebut, menurut penafsiran para ulama, mimpi itu dapat menjadi pertanda agar lebih berhati-hati terhadap calon pasangan.
"Termasuk kalau ada orang mau istikharah minta petunjuk mau menikah lalu dia mimpi salah satu dari hewan ini, berarti yang jadi calonnya kemungkinan punya makna ke sana (buruk)," kata Ustaz Khalid Basalamah.
Meski demikian, penafsiran mimpi bukanlah kepastian mutlak.
Dalam Islam, keputusan penting tetap dianjurkan didasarkan pada pertimbangan yang matang, musyawarah, serta petunjuk dari Allah SWT melalui doa dan ikhtiar.