- Pexels/ cottonbro studio
Benarkah Pesugihan Bisa Membawa Rezeki? Begini Penjelasan Ustaz Syafiq Riza Basalamah
tvOnenews.com - Belakangan ini, isu pesugihan kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Salah satu yang ramai dibahas adalah Pesarean Gunung Kawi di Kabupaten Malang, Jawa Timur, setelah beredar foto yang diklaim berisi daftar harga layanan selamatan dan nazar di kawasan tersebut.
Fenomena tersebut memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat.
Sebagian orang masih percaya bahwa melakukan ritual tertentu dapat mendatangkan kekayaan secara instan.
Namun, benarkah pesugihan mampu membawa rezeki menurut ajaran Islam?
Dalam salah satu kajiannya, Ustaz Syafiq Riza Basalamah menegaskan bahwa sumber rezeki hanyalah Allah SWT.
Menurutnya, setan sama sekali tidak memiliki kemampuan untuk memberikan kekayaan kepada manusia.
- YouTube/Indonesia Menegakkan Sunnah
"Bukan setan, Allah yang ngasih. Kalau Allah nggak ngasih, nggak bisa dia," ujar Ustaz Syafiq Riza Basalamah.
Ustaz Syafiq menjelaskan bahwa tujuan setan bukanlah memberikan manfaat kepada manusia, melainkan menyesatkan mereka agar berpaling dari Allah dan mengabdi kepadanya.
"Setan itu hanya ingin orang mengabdi pada dia. Dan kita lihat, orang yang cari pesugihan, nggak semuanya sugih (kaya)," katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa anggapan semua pelaku pesugihan akan menjadi kaya merupakan kekeliruan.
Menurutnya, jika ada sebagian orang yang terlihat berhasil setelah melakukan pesugihan, hal itu bukan berarti kekayaan tersebut berasal dari setan.
"Kebetulan saja, ada seratus orang cari pesugihan lima orangnya sugih. Memang rezekinya dia, memang dia kaya. Cuma dia minta lewat jalur setan," ucap Ustaz Syafiq.
Lebih lanjut, Ustaz Syafiq menegaskan bahwa setan tidak memiliki kuasa untuk menciptakan atau membagikan rezeki kepada siapa pun.
"Setan nggak bisa ngasih rezeki. Apa yang miskin bisa dibikin kaya? Nggak bisa," ujarnya.
Ia kembali menekankan bahwa seseorang bisa saja memiliki rezeki yang berlimpah karena memang telah ditetapkan oleh Allah SWT.
Namun, ketika rezeki itu dicari melalui cara-cara yang dilarang, maka perbuatannya tetap termasuk dalam jalan yang haram.
"Antum jangan berpikir semua orang yang pesugihan itu bisa sugih ya. Ada orang-orang yang rizky-nya banyak, cuma dia cari dari jalan yang haram," ucapnya.
- YouTube/Indonesia Menegakkan Sunnah
Menurut Ustaz Syafiq Riza Basalamah, seluruh rezeki tetap berasal dari Allah SWT.
Sementara orang yang meminta bantuan kepada setan atau melakukan praktik pesugihan justru akan mendapatkan balasan yang buruk di akhirat.
"Nggak bisa setan memberikan rizky, itu Allah yang memberikan kepada orang itu dan nantinya Allah akan memberikan azab pada orang yang memberikan pesugihan itu," terangnya.
Di akhir penjelasannya, Ustaz Syafiq mengingatkan umat Islam agar tidak tergesa-gesa mencari jalan pintas ketika merasa rezeki belum kunjung datang.
Ia mengutip sabda Rasulullah SAW yang melarang seseorang menempuh cara-cara haram hanya karena khawatir rezekinya terlambat.
"Rasulullah SAW mengatakan, kalian itu jangan merasa rezeki itu datangnya terlambat, akhirnya menempuh jalan yang haram, padahal rezekinya udah mau datang. Akhirnya menempuh jalan yang haram, ya datang rezekinya karena memang sudah waktunya datang rezeki dia sebenarnya," tutupnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa dalam pandangan Islam, rezeki telah diatur oleh Allah SWT.
Karena itu, seorang Muslim dianjurkan untuk menjemput rezeki melalui usaha yang halal, disertai doa, tawakal, dan kesabaran, tanpa tergoda oleh praktik-praktik yang bertentangan dengan ajaran agama. (gwn)