news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi ruh manusia.
Sumber :
  • Ilustrasi AI/ChatGPT

Benarkah Mimpi Bertemu Orang yang Sudah Meninggal Itu Nyata? Ustaz Khalid Basalamah Jelaskan Tanda dan Pesannya

Benarkah mimpi bertemu orang yang sudah meninggal itu nyata? Simak penjelasan Ustaz Khalid Basalamah berikut ini tentang tanda dan pesannya.
Jumat, 31 Juli 2026 - 21:57 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Mimpi bertemu dengan orang yang sudah meninggal sering kali menimbulkan berbagai pertanyaan. 

Ada yang menganggapnya hanya bunga tidur, tetapi tidak sedikit pula yang meyakini bahwa mimpi tersebut membawa pesan tertentu.

Lantas, apakah orang yang telah meninggal benar-benar bisa menemui orang yang masih hidup melalui mimpi?

Dalam salah satu ceramah yang diunggah di kanal YouTube Sahabat Islam, Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa hal tersebut memang bisa saja terjadi atas izin Allah SWT. 

Namun, untuk memahami apakah mimpi itu benar atau tidak, seseorang perlu memperhatikan isi pesan yang disampaikan dalam mimpi tersebut.

Ilustrasi tidur siang saat puasa Ramadhan
Sumber :
  • Freepik

Tergantung pada Pesan yang Disampaikan

Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa mimpi bertemu orang yang sudah meninggal tidak bisa langsung disimpulkan benar atau salah.

Menurut beliau, isi pesan yang disampaikan dalam mimpi menjadi salah satu petunjuk penting untuk membedakannya.

"Apabila seseorang bermimpi bertemu dengan orang yang sudah meninggal, maka dapat dikatakan itu benar-benar orang tersebut atau bukan, tergantung pesannya apa," jelas Ustaz Khalid Basalamah.

Untuk menjelaskan hal tersebut, beliau mengisahkan sebuah cerita yang pernah disampaikan oleh para ulama tentang dua orang sahabat.

Kisah Dua Sahabat yang Berjanji Saling Mengabarkan

Diceritakan, dua orang sahabat pernah membuat sebuah kesepakatan. Mereka berjanji bahwa jika salah satu meninggal lebih dahulu, ia akan memohon kepada Allah SWT agar diizinkan menyampaikan kabar kepada sahabatnya yang masih hidup.

Beberapa waktu kemudian, salah seorang dari mereka meninggal dunia.

Atas izin Allah SWT, sahabat yang telah wafat itu kemudian datang melalui mimpi menemui sahabatnya yang masih hidup.

Dalam mimpi tersebut, sahabat yang masih hidup bertanya tentang keadaan temannya setelah meninggal dunia.

"Apa yang Allah berikan kepadamu," ucap sahabat yang masih hidup.

Sahabat yang telah meninggal kemudian menjawab bahwa Allah SWT telah mengampuninya.

Ia juga menjelaskan bahwa berbagai peristiwa yang terjadi di dunia ternyata sampai kepadanya.

Sebagai bukti, ia menyampaikan bahwa kucing peliharaannya di rumah baru saja mati dua hari sebelumnya.

Masih Memiliki Utang yang Belum Dilunasi

Di dalam mimpi itu, sahabat yang masih hidup melihat ada tanda berupa titik-titik hitam di leher temannya yang telah meninggal.

Tanda tersebut berkaitan dengan utang yang belum sempat dilunasi semasa hidupnya.

"Ini sisa hutang saya yang belum saya bayar. Ada uang 50 dirham yang belum saya bayar ke orang Yahudi," kata sahabat yang sudah meninggal.

Ia kemudian menjelaskan secara rinci lokasi uang yang telah disiapkannya untuk membayar utang tersebut.

"Uang itu sudah saya siapkan di sebuah tempat di dekat pintu rumah saya. Di bawah tanah tertutup sebuah batu. Angkatlah dan bayarlah utang saya," ucap sahabat yang sudah meninggal.

Semua Pesan Ternyata Benar

Keesokan harinya, sahabat yang mendapat mimpi itu mendatangi rumah temannya yang telah wafat.

Di sana ia bertemu dengan istri sahabatnya dan menanyakan keadaan rumah.

Istri sahabat tersebut mengatakan bahwa kucing peliharaan mereka memang baru saja mati dua hari sebelumnya, persis seperti yang disebutkan dalam mimpi.

Mendengar hal itu, ia kemudian menceritakan tentang utang 50 dirham yang belum dibayar serta lokasi uang yang disampaikan dalam mimpi.

Mereka lalu mencari di dekat pintu rumah, tepat di bawah sebuah batu sebagaimana yang dijelaskan.

Ternyata benar, di tempat itu terdapat kantong berisi uang sebesar 50 dirham.

Uang tersebut kemudian digunakan untuk melunasi utang sahabat yang telah meninggal.

Tidak Semua Mimpi Berasal dari Orang yang Sudah Meninggal

Melalui kisah tersebut, Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa seseorang yang telah meninggal memang bisa saja datang dalam mimpi atas izin Allah SWT.

Namun, beliau mengingatkan bahwa tidak semua mimpi dapat dijadikan pegangan.

Para ulama, kata beliau, menjelaskan bahwa isi pesannya harus diperhatikan.

Apabila pesan yang disampaikan berisi ajakan kepada kebaikan, mengingatkan untuk menunaikan hak orang lain, atau mengandung nasihat yang sesuai dengan syariat, maka hal tersebut bisa saja merupakan mimpi yang benar, sebagaimana kisah dua sahabat tersebut.

Sebaliknya, jika dalam mimpi muncul ajakan untuk melakukan kesyirikan, meninggalkan kewajiban agama, atau melakukan kemaksiatan, maka hal itu tidak berasal dari orang yang telah meninggal.

Menurut penjelasan Ustaz Khalid Basalamah, pesan seperti itu berasal dari setan yang berusaha menyesatkan manusia melalui mimpi.

Karena itu, seorang muslim hendaknya tidak mudah mempercayai setiap mimpi yang dialaminya. 

Mimpi yang baik dapat menjadi pengingat dan motivasi untuk berbuat kebaikan, sedangkan mimpi yang bertentangan dengan ajaran Islam sebaiknya tidak diikuti, sebab tolok ukur kebenaran tetaplah Al-Quran dan sunnah Rasulullah SAW. (gwn)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:30
01:23
06:42
38:14
05:34
02:18

Viral