news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi acara Maulid Nabi Muhammad SAW.
Sumber :
  • Ilustrasi AI/ChatGPT

Contoh Teks Ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 Singkat dan Menghibur, Cocok untuk Lomba SD, SMP hingga SMA

Berikut contoh teks ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 singkat dan menghibur, cocok untuk lomba SD, SMP hingga SMA.
Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:36 WIB
Reporter:
Editor :

Hadirin yang dirahmati Allah,

Pernahkah kita menyadari bahwa ketika membuka mata di pagi hari, sesungguhnya Allah SWT telah memberikan kesempatan yang begitu berharga kepada kita?

Ketika kita membasuh wajah dengan air wudhu, ketika kita masih diberikan kesehatan untuk melangkahkan kaki, dan ketika kita masih dapat berkumpul bersama orang-orang yang kita cintai, semua itu merupakan nikmat yang tidak ternilai.

Karena itu, sudah sepatutnya kita mengawali hari dengan rasa syukur kepada Allah SWT.

Alhamdulillah!

Sudahkah kita bersyukur kepada-Nya walau sekali, para hadirin?

Saya percaya hadirin sekalian adalah orang-orang yang saleh dan salehah. Mengapa saya berkata demikian?

Jika ada yang tahu, angkat kepalanya!

Karena ketika saya naik ke panggung ini, saya terkesima melihat cahaya yang begitu terpancar dari wajah hadirin yang begitu bersinar.

Swiiing... cahayanya sampai menyilaukan.

Subhanallah!

Ternyata itu sorotan lampu dari atas.

Hadirin sekalian yang dirahmati Allah,

Pada kesempatan yang penuh keberkahan ini, marilah kita bersama-sama mengenang sosok manusia mulia yang menjadi teladan bagi seluruh umat Islam, yaitu Nabi Muhammad SAW.

Rasulullah SAW lahir di Kota Makkah 12 Rabiul Awal, pada Tahun Gajah. Tahun tersebut dikenal sebagai Tahun Gajah karena pada saat itu terjadi peristiwa pasukan bergajah yang dipimpin Abrahah dan hendak menyerang Ka'bah.

Namun, Allah SWT menunjukkan kekuasaan-Nya. Pasukan tersebut akhirnya gagal mencapai tujuannya.

Dari peristiwa itulah kita mengenal istilah Tahun Gajah.

Ada seseorang bertanya:

"Ustadzah, kata ibu saya, ketika ibu saya melahirkan saya di rumah dengan dibantu dukun beranak, ada rombongan semut yang menyerang kue di atas meja. Nah, berarti saya dilahirkan pada Tahun Semut dong, Ustadzah?"

Ya, memang rombongan. Tetapi itu tidak ada kaitannya dengan mengganggu agama Allah.

Benar tidak? Apa benar?

Hadirin yang berbahagia,

Nabi Muhammad SAW tidak dilahirkan ke dunia hanya untuk menikmati kehidupan dunia.

Beliau bukanlah manusia yang datang ke bumi hanya untuk berjalan-jalan, bersenang-senang, atau mengejar kemewahan.

Berita Terkait

1
2
3 4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:44
09:08
08:51
10:28
08:01
08:09

Viral