Grebeg Mulud 2026 Digelar Sederhana Tanpa Gunungan, Uborampe Pareden Hanya Dibagikan Kepada Abdi Dalem Keraton
- Tim tvOne - Sri Cahyani Putri
Yogyakarta, tvOnenews.com - Keraton Yogyakarta akan menggelar Grebeg Mulud 2026 dengan konsep yang lebih sederhana.
Pada pelaksanaan tahun ini, tidak ada gunungan yang diarak dan tidak digelar iring-iringan bregada prajurit keraton.
Meski tanpa kemeriahan prosesi kirab, rangkaian Grebeg Mulud tetap dilaksanakan sebagai bagian dari tradisi Keraton Yogyakarta dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Salah satu bagian yang tetap dipertahankan yakni penyediaan uborampe pareden.
Berbeda dari tradisi sebelumnya yang memungkinkan masyarakat untuk mendapatkan bagian dari gunungan pareden setelah prosesi, uborampe pareden Grebeg Mulud 2026 hanya akan dibagikan kepada abdi dalem keraton.
"Sedekah raja pada kawula disimbolkan dengan pembagian uborampe pareden. Namun tahun ini, pareden dibagikan kepada seluruh abdi dalem Keraton Yogyakarta," kata KRT. Sindurejo, Wakil Penghageng II Kawedanan Sri Wandawa Keraton Yogyakarta, Selasa (25/8/2026).
Ia pun mengingatkan kembali bahwa sejatinya upacara Grebeg Mulud dari masa ke masa juga seringkali mengalami perubahan sesuai zamannya.
Perubahan terjadi sejak era Sultan terdahulu yang menghadirkan Grebeg sebagai upacara terbesar lengkap dengan kehadiran Sultan dan regalianya.
Kemudian, tradisi tersebut sempat mengalami penyederhanaan pada masa perjuangan Kemerdekaan Indonesia. Bahkan, pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengkubuwono X juga ada perubahan bentuk upacara Grebeg ketika pandemi covid-19.
"Ini menunjukkan bahwa rangkaian upacara budaya dapat berubah sesuai masanya, situasi dan kondisinya. Asalkan esensinya tetap sama," ucap KRT. Sindurejo.
Dengan demikian, rangkaian upacara yang mengawali Hajad Dalem Grebeg Mulud Be 1950 seperti gladi resik prajurit dan numplak wajik yang sedianya digelar tiga hari sebelum penyelenggaraan Grebeg Mulud pun ditiadakan.
Kegiatan Grebeg Mulud Be 1960/2026 yang diwujudkan dengan pembagian uborampe berupa rengginang kepada abdi dalem akan dipusatkan di Kagungan Dalem Bangsal Srimanganti Keraton Yogyakarta. (scp/buz)
Load more