News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Grebeg Mulud 2026 Digelar Sederhana Tanpa Gunungan, Uborampe Pareden Hanya Dibagikan Kepada Abdi Dalem Keraton

Keraton Yogyakarta akan menggelar Grebeg Mulud 2026 dengan konsep yang lebih sederhana. Pada pelaksanaan tahun ini, tidak ada gunungan yang diarak dan tidak digelar iring-iringan bregada prajurit keraton. 
Selasa, 25 Agustus 2026 - 23:13 WIB
Prosesi pembagian sebagian uborampe pareden kepada abdi dalem Keraton Yogyakarta pada tradisi Grebeg Mulud di tahun sebelumnya.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Keraton Yogyakarta akan menggelar Grebeg Mulud 2026 dengan konsep yang lebih sederhana.

Pada pelaksanaan tahun ini, tidak ada gunungan yang diarak dan tidak digelar iring-iringan bregada prajurit keraton. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski tanpa kemeriahan prosesi kirab, rangkaian Grebeg Mulud tetap dilaksanakan sebagai bagian dari tradisi Keraton Yogyakarta dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Salah satu bagian yang tetap dipertahankan yakni penyediaan uborampe pareden. 

Berbeda dari tradisi sebelumnya yang memungkinkan masyarakat untuk mendapatkan bagian dari gunungan pareden setelah prosesi, uborampe pareden Grebeg Mulud 2026 hanya akan dibagikan kepada abdi dalem keraton. 

"Sedekah raja pada kawula disimbolkan dengan pembagian uborampe pareden. Namun tahun ini, pareden dibagikan kepada seluruh abdi dalem Keraton Yogyakarta," kata KRT. Sindurejo, Wakil Penghageng II Kawedanan Sri Wandawa Keraton Yogyakarta, Selasa (25/8/2026). 

Ia pun mengingatkan kembali bahwa sejatinya upacara Grebeg Mulud dari masa ke masa juga seringkali mengalami perubahan sesuai zamannya.

Perubahan terjadi sejak era Sultan terdahulu yang menghadirkan Grebeg sebagai upacara terbesar lengkap dengan kehadiran Sultan dan regalianya. 

Kemudian, tradisi tersebut sempat mengalami penyederhanaan pada masa perjuangan Kemerdekaan Indonesia. Bahkan, pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengkubuwono X juga ada perubahan bentuk upacara Grebeg ketika pandemi covid-19. 

"Ini menunjukkan bahwa rangkaian upacara budaya dapat berubah sesuai masanya, situasi dan kondisinya. Asalkan esensinya tetap sama," ucap KRT. Sindurejo. 

Dengan demikian, rangkaian upacara yang mengawali Hajad Dalem Grebeg Mulud Be 1950 seperti gladi resik prajurit dan numplak wajik yang sedianya digelar tiga hari sebelum penyelenggaraan Grebeg Mulud pun ditiadakan.

Kegiatan Grebeg Mulud Be 1960/2026 yang diwujudkan dengan pembagian uborampe berupa rengginang kepada abdi dalem akan dipusatkan di Kagungan Dalem Bangsal Srimanganti Keraton Yogyakarta. (scp/buz) 

 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Yordania telah lebih dahulu mengumumkan jadwal pertandingan di FIFA Matchday edisi November dengan menjamu Timnas Indonesia dan Australia.
Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat tiga Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Daerah Istimewa Yogyakarta telah dicabut izin usahanya hingga 30 September 2026.
LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Keberangkatan Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober

LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Keberangkatan Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober

LRT Jabodebek kembali memperpanjang uji coba perjalanan pada keberangkatan awal pukul 05.30 WIB dari Stasiun Dukuh Atas BSI hingga akhir Oktober 2026.
Pokok Persoalan Ari Bias Kembali Gugat Agnez Mo yang Kelima Kalinya, Lagi-lagi Hak Cipta Lagu Bilang Saja

Pokok Persoalan Ari Bias Kembali Gugat Agnez Mo yang Kelima Kalinya, Lagi-lagi Hak Cipta Lagu Bilang Saja

Sengketa hak cipta lagu "Bilang Saja" belum selesai. Komposer Ari Bias menggugat penyanyi Agnez Mo lagi atas dugaan pelanggaran hak ekonomi pencipta karya itu.
Lapangan Padel Milik Coach Justin Jadi Sasaran Pencurian Laptop hingga Mikrofon, Polisi: Perkara dalam Penyelidikan

Lapangan Padel Milik Coach Justin Jadi Sasaran Pencurian Laptop hingga Mikrofon, Polisi: Perkara dalam Penyelidikan

Lapangan padel milik Coach Justin di Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan menjadi sasaran pencurian. Sejumlah barang yang hilang dibawa pencuri antara lain laptop merek Lenovo, beberapa ponsel, dua tablet dan mikrofon TWS.
Hasil Kualifikasi MotoGP Indonesia 2026: Raul Fernandez Kembali Kuasai Sirkuit Mandalika dengan Amankan Pole Position

Hasil Kualifikasi MotoGP Indonesia 2026: Raul Fernandez Kembali Kuasai Sirkuit Mandalika dengan Amankan Pole Position

Hasil Kualifikasi MotoGP Indonesia 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, dimana pole position berhasil diraih oleh rider Trackhouse, Raul Fernandez.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT