news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ustaz Adi Hidayat (UAH).
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official

Cara Membedakan Rezeki yang Lagi Diuji dan Terhambat Akibat Dosa Versi Ustaz Adi Hidayat

Pendakwah Ustaz Adi Hidayat (UAH) menerangkan dua sifat rezeki, yakni halal dan haram. Untuk hindari pemikiran diuji atau terhambat, ia lebih menekankan shalat.
Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:08 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Setiap rezeki makhluk hidup telah ditetapkan oleh Allah SWT. Hal ini tak lepas dari tafsir Surat Hud Ayat 6 yang membahas ketetapan rezeki sudah menjadi bagian tercatat dalam Lauhul Mahfuz.

Dari ketentuan tersebut, ada yang langsung dilimpahkan rezeki dan ada juga merasa rezeki sempit. Bagi yang seret setelah usaha tidak kunjung membuahkan hasil dan kondisi ekonomi terus menurun, tak sedikit orang bertanya-tanya apakah ini ujian atau terhambat karena dosa.

Pertanyaan ini penting untuk direnungkan, namun jangan sampai membuat orang mukmin tergesa-gesa menyimpulkan setiap kesulitan adalah bagian dari hukuman akibat perbuatan dosa.

Penilaian tersebut juga datang dari sebuah pertanyaan seorang jemaah dalam suatu ceramah menghadirkan sosok pendakwah kondang, Ustaz Adi Hidayat. Saat dibaca oleh UAH, jemaah tersebut bertanya terkait cara membedakan rezeki yang diuji dan terhambat akibat dosa.

"Sederhana. (Cara membedakannya) Anda sedang berdosa enggak? Anda melakukan perbuatan dosa yang itu menghambat datangnya rezeki yang halal," ujar Ustaz Adi Hidayat dinukil dari kanal YouTube pribadinya, Sabtu (22/8/2026).

Membahas persoalan tersebut, Ustaz Adi Hidayat menerangkan terkait sifat rezeki. Bagian ini terbagi menjadi dua, yakni halal dan haram. Dalam hal ini, konotasi rezeki jangan selalu disebut bersifat halal karena ada juga yang bersifat haram.

"Yang haram itu rezeki yang didapatkan dari proses yang haram. Awas ya, hati-hati. Rezeki itu kata netral karena segala yang didapatkan tergantung prosesnya," tegasnya.

Ia menjelaskan fenomena yang terjadi dari usaha untuk melancarkan rezeki. Ia mencontohkan seseorang berinfak ke masjid menggunakan harta didapatkan dari yang halal.

UAH memahami tak sedikit dari mereka telah berusaha namun rezeki lancar tak kunjung datang. Oleh karena itu, orang mukmin perlu memastikan apakah hal tersebut merupakan bagian dari ujian yang membuat kita terlambat mendapatkan hajat atau terhambat karena perbuatan dosa.

"Pada hakikatnya sifat rezeki itu bisa ditempuh dengan cara yang halal dengan cara yang haram. Kalau haram menjadi dosa, kalau halal menjadi pahala," katanya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:43
01:56
05:32
01:56
05:54
05:09

Viral