- Ilustrasi AI Gemini
Awas! Niat Buruk yang Belum Terucap Bisa Bikin Rezeki Tersendat, Begini Penjelasan Ulama
tvOnenews.com - Sebagian besar orang menganggap pikiran atau niat yang belum terwujud dalam tindakan tidak akan memberikan dampak apa pun.
Padahal, tanpa disadari, apa yang tersimpan di dalam hati justru memegang kendali besar atas jalan hidup seseorang.
Niat buruk dari sekecil apa pun dapat berpotensi mendatangkan dampak serius, salah satunya menutup pintu rezeki dan mengikis keberkahannya.
Lantas, faktor apa saja yang sebenarnya membuat rezeki seseorang menjadi seret?
Niat yang akan Membuat Rezeki Jadi Seret
Mengutip penjelasan Buya Yahya dari kanal YouTube miliknya, terdapat beberapa hal yang dapat membuat rezeki seseorang menyempit atas kehendak Allah.
Menariknya, rezeki bahkan bisa tersendat hanya karena niat yang baru terlintas di dalam hati meski belum sempat diucapkan.
Sebab, Allah Maha Mengetahui setiap prasangka dan niat tersembunyi hamba-Nya.
Lantas, niat seperti apa yang bisa menyempitkan rezeki tersebut? Salah satunya berkaitan dengan urusan pinjam-meminjam.
Dalam penjelasannya, Buya Yahya secara khusus mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati dan menjaga niat saat berutang.
"Kalau Anda pinjam uang, hati-hati," pesan Buya Yahya pada tayangan YouTube miliknya.
- Tangkapan Layar YouTube Al-Bahjah TV
Buya Yahya menegaskan bahwa terbersit niat untuk tidak melunasi utang, meski baru tersimpan di dalam hati dan belum terucap maupun terwujud dalam aksi sudah cukup menjadi alasan Allah menyempitkan rezeki seseorang.
"Jika terbesit di hati anda ketidakmauan untuk membayar, ingat, langsung disempitkan rezeki anda oleh Allah," tegasnya.
Ancaman bagi mereka yang gemar menghindar dari kewajiban berutang pun tidak main-main, sebab tindakan tersebut mencerminkan iktikad buruk dan cermin ketidakberadaban terhadap sesama.
"Sebab bentuk kekurangajaran, masa ditolong sama orang kurang ajar banget, awas hati-hati ini jangan sampai ada," ujar Buya Yahya.
Sebaliknya, bagi siapa saja yang memiliki tekad bulat dan niat tulus untuk menyelesaikan utangnya, Allah berjanji akan membukakan jalan pertolongan sekaligus melapangkan jalan rezekinya.
"Tapi begitu sebaliknya kalau anda pinjam uang tapi saya harus membayar dan semangat membayar maka ingat Allah akan menolongnya, ini harus dipahami," kata Buya Yahya.
"Maka jangan sampai pinjam uang ingin lari," tandasnya.
(kmr)