- Ilustrasi AI/ChatGPT
3 Alasan Perlu Hadir dalam Peringatan Maulid Nabi
Jakarta, tvOnenews.com- Tabarakaallah, hari ini menjadi momen penting bagi umat muslim di manapun karena Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Pada hari ini 25 Agustus 2026 dalam kalender hijriah, disebutkan sebagai 12 Rabiul Awal. Diingat sebagai bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Peringatan Maulid yang lazim diselenggarakan pada 12 Rabiul Awal pun menjadi tradisi keagamaan yang mengakar kuat di tengah kehidupan masyarakat muslim di banyak negara, khususnya di Indonesia.
- Ilustrasi AI/ChatGPT
Sehubungan dengan momen ini, berbagai kegiatan muncul sebagai cara umat Islam dalam mengekspresikan rasa syukur sekaligus kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Secara umum muncul ajakan menghadiri kajian di Masjid, bershalawat bersama hingga ada ajakan mendengarkan ceramah di Masjid, dan sebagainya.
Seperti salah satunya, Acara Maulid Nabi di Masjid Istiqlal, Jakarta pada hari ini mengajak umat muslim hadir.
Diketahui dalam acara Maulid Nabi di Masjid Istiqlal akan menghadirkan Menteri Agama, Prof. Nasaruddin Umar dan Ustaz Jojo Ali Yusuf.
Lantas, apa keutamaan menghadiri peringatan Maulid Nabi?
1. Dikelilingi Malaikat
Ketika seseorang menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, dijelaskan dalam laman MUI, insyaallah tempat yang digunakan untuk membaca Maulid Nabi akan dikelilingi para malaikat.
Para malaikat tersebut juga mendoakan orang-orang yang berada di dalam majelis itu. Ini menggambarkan bahwa majelis Maulid bukan hanya sebagai ruang pertemuan antarsesama muslim, tetapi juga sebagai majelis yang menjadi sebab turunnya rahmat dan keridhaan Allah SWT.
Seperti diketahui, peringatan Maulid umumnya diisi dengan berbagai amal kebaikan seperti bacaan dzikir, shalawat, doa, dan mengingat perjalanan kehidupan Rasulullah.
مَا مِنْ بَيْتٍ أَوْ مَسْجِدٍ أَوْ مَحَلَّةٍ قُرِئَ فِيهِ مَوْلِدُ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَّا حَفَّتْ الْمَلَائِكَةُ ذَلِكَ الْبَيْتَ أَوِ الْمَسْجِدَ أَوِ الْمَحَلَّةَ وَصَلَّتْ الْمَلَائِكَةُ عَلَى أَهْلِ ذَلِكَ الْمَكَانِ وَعَمَّهُمُ اللهُ تَعَالَى بِالرَّحْمَةِ وَالرِّضْوَانِ
“Tidaklah Maulid Nabi SAW dibacakan di suatu rumah, masjid, atau suatu tempat, melainkan para malaikat akan mengelilingi rumah, masjid, atau tempat itu. Para malaikat juga turut mendoakan orang-orang yang berada di tempat itu, sementara Allah Ta’ala melimpahkan kepada mereka rahmat dan keridaan-Nya.” (Abu Bakar bin Muhammad Syatha Ad-Dimyathi, Hasyiyah I’anah At-Thalibin [Beirut: Dar Al-Kutub Ilmiyah], vol. 3, h. 608).
- Kolase Gemini & tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya
2. Dikumpulkan bersama Golongan Orang Mulia
Keutamaan kedua, dijelaskan dalam laman MUI.or.id, setiap orang yang mempersiapkan berbagai kebutuhan peringatan Maulid sebagai bentuk penghormatan kepada Rasulullah SAW kelak.
Sehingga kita juga yang menghadiri peringatan Maulid Nabi insyaallah akan dikumpulkan bersama golongan mulia bersama para nabi dan orang-orang saleh, serta mendapatkan kedudukan yang tinggi di sisi Allah pada Hari Kiamat.
مَنْ هَيَّأَ طَعَامًا لِأَجْلِ قِرَاءَةِ مَوْلِدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَجَمَعَ إِخْوَانًا وَأَوْقَدَ سِرَاجًا وَلَبِسَ جَدِيدًا وَتَبَخَّرَ وَتَعَطَّرَ تَعْظِيْمًا لِمَوْلِدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، حَشَرَهُ اللهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مَعَ الْفِرْقَةِ الْأُوْلَى مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَكَانَ فِي أَعْلَى عِلِّيِّيْنَ
“Barang siapa menyiapkan makanan untuk keperluan pembacaan Maulid Nabi SAW, mengumpulkan saudara-saudaranya, menyalakan penerangan, mengenakan pakaian baru, menggunakan wewangian, dan berhias sebagai bentuk penghormatan terhadap kelahiran Nabi SAW. Maka Allah akan mengumpulkannya pada Hari Kiamat nanti bersama golongan utama dari para nabi. Serta akan ditempatkan di derajat yang sangat tinggi di surga.” (Abu Bakar bin Syatha Muhammad Ad-Dimyathi, Hasyiyah I’anah At-Thalibin [Beirut: Dar Al-Kutub Ilmiyah], vol. 3, h. 608).
3. Meraih Keberkahan
Ketiga, jika seseorang menghadiri Peringatan Maulid Nabi akan meraih keberkahan.
Mulai dari hidangan, selain menjadi jamuan bagi jamaah, juga menjadi bentuk amal sedekah serta bentuk kebersamaan.
Dipahami kalau Maulid digambarkan akan memperoleh cahaya dan limpahan rahmat dalam hatinya, sekaligus dibersihkan dari sifat dengki dan berbagai penyakit batin lainnya.(klw)
Waallahualam