- dok.kolase tvOnenews.com / medsos @accooo @chrislove
Link Video Mesum 'A Day in My Life', Ustaz Adi Hidayat Ingatkan soal Hubungan Sesama Jenis Bukan Bentuk Fitrah
tvOnenews.com - Dunia maya kembali dihebohkan oleh peredaran konten video asusila sesama jenis yang dikemas dengan kedok vlog keseharian atau yang dikenal dengan "A Day in My Life".
Kasus yang menyeret dua pelaku berinisial MR dan MA ini tidak hanya memicu keresahan publik yang luar biasa terkait pelanggaran hukum berat dan penyebaran konten mesum di media sosial. Namun, juga kembali membuka diskusi hangat mengenai maraknya perilaku menyimpang di tengah masyarakat modern.
Fenomena tentang hubungan sesama jenis tentu menuntut adanya tinjauan mendalam dari sudut pandang ajaran agama Islam, salah satunya melalui pemaparan tegas pendakwah kondang Ustaz Adi Hidayat.
- dok.kolase tvOnenews.com/ medsos @kabupatenbogor.id @chrislove
Kasus video mesum "A Day in My Life" yang diproduksi sejak Juli 2026 di berbagai kawasan, seperti Bogor, Depok, hingga Jakarta ini memperlihatkan secara nyata bagaimana penyimpangan orientasi seksual dieksploitasi secara komersial dan disebarkan luas kepada publik tanpa sensor.
Menanggapi fenomena sosial yang kian memprihatinkan tersebut, ceramah Ustaz Adi Hidayat melalui kanal YouTube resminya dalam video berjudul UAH Berbicara Tentang LGBT, memberikan pencerahan penting sekaligus pandangan teologis yang sangat mendalam bagi umat Islam dalam menyikapi persoalan pelik ini.
Dalam video tersebut Ustaz Adi Hidayat dengan tegas mengatakan, bahwa orientasi seksual sesama jenis atau LGBT bukanlah bentuk fitrah yang melekat pada penciptaan manusia sejak lahir.
Sebaliknya, kondisi tersebut merupakan dampak dari pengaruh lingkungan eksternal, pergaulan yang salah, serta pergeseran nilai sosial yang menyimpang dari ajaran agama.
"Kehidupan-kehidupan sesuai fitrah akan bergeser, jika manusia menodai atau bahkan menyimpang atau terjebak dalam perbuatan-perbuatan yang mengarahkan dan menyimpangkan fitrah kemanusiaannya," ujar Ustaz Adi Hidayat, dikutip Selasa (22/9/2026).
"Lelaki berubah menjadi perempuan, atau misalnya merubah penampilan fisiknya layaknya perempuan, atau sebaliknya."
"Atau bahkan terjadi hubungan-hubungan sesama jenis, laki-laki dengan laki-laki, perempuan dengan perempuan, dan mempertahankan hubungan itu, maka yang terancam adalah nilai-nilai kehidupan kita," jelasnya.
- YouTube/Adi Hidayat Official
Ustaz Adi Hidayat juga menegaskan bahwa LGBT bukanlah fitrah yang melekat pada setiap manusia, tapi hasil dari pengaruh lingkungan.
Menurutnya, situasi tersebut bukanlah hal yang normal karena akan menghambat kemajuan hingga mengganggu kehidupan-kehidupan yang telah dibangun berdasarkan fitrah itu sendiri.
"LGBT itu bukan fitrah yang melekat pada manusia. LGBT adalah dampak dari pengaruh-pengaruh lingkungan, pengaruh-pengaruh sikap dalam interaksi yang menjadikan beberapa kalangan manusia merasa seakan-akan bergeser dari keadaan mula dia diciptakan."
"Ini bukan situasi normal. Ini bukanlah fitrah, karena justru mempertahankan keadaan ini akan menghambat kemajuan-kemajuan, generasi-generasi yang diharapkan muncul kemudian, atau bahkan berpengaruh kepada aktivitas-aktivitas yang telah kita bangun berdasarkan fitrah dalam berkehidupan,"
- Dibuat oleh Gemini AI
Menurut UAH untuk menghormati isu LGBT, cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengembalikannya kepada fitrah yang telah ditetapkan sejak awal. Hal itu juga menjadi tugas bersama seluruh lapisan masyarakat.
UAH juga mengingatkan untuk tidak memandang rendah orang-orang yang "terkontaminasi" dengan isu tersebut. Namun, harus dibantu untuk kembali ke fitrahnya.
"Kita tidak boleh memandang rendah teman-teman, sahabat-sahabat, saudara-saudara kita yang terkontaminasi dengan penyakit yang dimaksudkan ini bisa disembuhkan, bisa dibantu, bisa dikembalikan dan jangan pernah difasilitasi atau kemudian ditampilkan kesan seakan-akan ini benar, ini sesuai dengan fitrah, ini legal," jelasnya. (ism)