- tangkapan layar YouTube danielmananta
Kisah Inspiratif Marcell Siahaan, Penyanyi yang Menemukan 'Purpose Hidup' Saat Mengenal Agama Islam
- Instagram @vjdaniel
"what is your purpose? apakah sudah ditemukan atau diberikan?," tanya Daniel.
Sehubungan dengan pertanyaan tersebut, Marcell menangkapnya dengan pola pikir bahwa istilah tersebut bisa mengarahkannya pada sebuah konsep hidup yang pernah dipahaminya saat beragama Buddha, yaitu Bodhicitta.
Dipahami secara umum dalam tradisi Buddhisme Mahayana, Bodhicitta merujuk pada tekad atau aspirasi yang tulus dari seseorang untuk mencapai pencerahan sempurna (buddhawod), bukan demi diri sendiri, melainkan demi membebaskan seluruh makhluk hidup dari penderitaan (duhkha) atau mencerahkan orang lain.
Sementara itu, dalam agama Islam, Marcell melihat ada tiga konsep dalam hidup di dunia, yaitu Hablum minallah, Hablum minannas, dan Hablum minal alam.
"Sebetulnya yang harus dijaga keharmonisasiannya gitu adalah kita harus jaga," jawab Marcell Siahaan.
"Nah Hablum minal alam yang kemudian secara tidak langsung memperpeskan gitu. Jadi semakin kita terkoneksi dengan 3 konsep ini maka semakin bisa menemukan purpose hidup kita," jelas artis mualaf itu.
Dengan lugas, Marcell menyampaikan bahwa ia memiliki purpose hidup dengan menjadi manusia yang baik atau lebih baik. Menurutnya, hal itu terkoneksi dengan kehidupan sehari-hari sebagai manusia.
"jadi purpose hidup gua simpel ya jadi manusia yang baik saja. Semakin itu dengan sendirinya nanti kesisir mana yang baik atau nggak. Sehingga purpose ya itu keseimbangan itu terus (sadarkan) harus dijaga," ucapnya. (klw)