- Ilustrasi AI Gemini
Hafalkan Doa Rasulullah Ini Kata Ustaz Khalid Basalamah untuk Memohon Pertolongan Allah saat Kesulitan
tvOnenews.com - Setiap orang tentu pernah menghadapi masa-masa sulit dalam hidup.
Ketika berbagai persoalan datang silih berganti dan jalan keluar belum terlihat, umat Islam dianjurkan untuk senantiasa berdoa serta memohon pertolongan kepada Allah SWT.
Dalam salah satu kajiannya, Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan sebuah doa yang dibaca Rasulullah SAW ketika menghadapi keadaan sulit dan penuh tekanan.
Ia pun mengingatkan umat Islam agar menghafalkan doa tersebut sehingga bisa diamalkan ketika membutuhkan pertolongan Allah SWT.
"Hafalkan doa ini di luar kepala ya," ujar Ustaz Khalid Basalamah.
Doa yang dimaksud dikenal sebagai doa kurb atau doa ketika menghadapi kesulitan.
Doa ini disebutkan dalam riwayat Imam Bukhari dan sejumlah imam hadis lainnya.
Menurut Ustaz Khalid, Rasulullah SAW mengucapkan kalimat-kalimat tersebut saat menghadapi keadaan yang sulit sebelum memanjatkan doa kepada Allah SWT.
Bacaan Doa Rasulullah SAW Saat Menghadapi Kesulitan
Doa kurb berisi kalimat-kalimat tauhid dan pengagungan terhadap kebesaran Allah SWT. Berikut bacaan doa yang dianjurkan untuk dihafalkan:
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ الْعَظِيمُ الْحَلِيمُ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَرَبُّ الْأَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْשِ الْكَرِيمِ
Laa ilaaha illallaahul 'azhiimul haliim.
Laa ilaaha illallaahu Rabbul 'Arsyil 'Azhiim.
Laa ilaaha illallaahu Rabbus samaawaati wa Rabbul ardhi wa Rabbul 'Arsyil Kariim.
Artinya: Tiada ilah (sesembahan) yang berhak disembah selain Allah yang Maha Agung dan Maha Santun. Tiada ilah(sesembahan) yang berhak disembah selain Allah, Rabb yang menguasai ‘arsy, yang Maha Agung. Tiada ilah(sesembahan) yang berhak disembah selain Allah – (Dia) Rabb yang menguasai langit, , (Dia) Rabb yang menguasai bumi, dan (Dia) Rabb yang menguasai ‘arsy, lagi Mahamulia. (HR. Bukhari, no. 6346 dan Muslim, no. 2730])
Rangkaian doa tersebut mengandung makna yang mendalam. Di dalamnya terdapat pengakuan bahwa hanya Allah SWT yang berhak disembah, sekaligus keyakinan bahwa Dia adalah Penguasa seluruh alam semesta.