news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Media Vietnam Keheranan Kok Bisa Tanpa Farhan Halim Timnas Voli Putra Indonesia di SEA Games 2025 Masih Bisa Jadi.....
Sumber :
  • instagram farhan halim

Media Vietnam Keheranan Kok Bisa Tanpa Farhan Halim Timnas Voli Putra Indonesia di SEA Games 2025 Masih Bisa Jadi....

Respons media Vietnam soal absennya Farhan Halim di SEA Games 2025 Thailand. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran karena Farhan selama ini menjadi
Jumat, 14 November 2025 - 20:56 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Kabar mengejutkan datang dari dunia voli nasional, pasalnya Farhan Halim, salah satu ikon dan tumpuan timnas voli putra Indonesia dalam dua edisi SEA Games terakhir, diperkirakan tidak dapat memperkuat Garuda di SEA Games 2025 Thailand

Sang outside hitter andalan disebut tidak memperoleh restu dari klubnya, VC Nagano Tridents, sehingga peluang tampilnya di ajang multievent terbesar Asia Tenggara itu semakin menipis. 

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran karena Farhan selama ini menjadi motor serangan utama tim. Absennya Farhan tentu menjadi pukulan, terlebih ia baru saja membantu Indonesia berjaya di leg kedua SEA V League 2025. 

Publik kini bertanya-tanya apakah timnas voli putra Indonesia mampu mempertahankan dominasi tanpa sosok penting tersebut. Meski begitu, pelatih Jeff Jiang Jie tetap optimistis karena komposisi pemain yang tersedia masih dinilai mumpuni untuk menjaga tradisi medali emas.

Timnas voli putra Indonesia menjadi yang pertama mengumumkan daftar atlet untuk SEA Games 2025 di Thailand. 

Sebanyak 14 pemain dipilih guna mengusung misi besar: mempertahankan medali emas untuk keempat kalinya secara beruntun. Sementara itu, tim putri masih menjalani pemusatan latihan di Sumatera Utara dan belum merilis skuad final.

Perhatian publik langsung tertuju pada keputusan besar: absennya dua spiker pilar, yakni Farhan Halim dan Doni Haryono

Farhan Halim bersama VC Nagano Tridents
Sumber :
  • X @volleyballidn

 

Doni disebut belum sepenuhnya pulih dari cedera, sedangkan Farhan tampaknya tidak diizinkan klub Jepang, VC Nagano Tridents, untuk bergabung ke turnamen ini. 

Padahal Farhan adalah pemain kunci yang membantu Indonesia meraih emas di SEA Games 2021 Vietnam dan SEA Games 2023 Kamboja, serta tampil impresif di SEA V League 2025.

Dengan dua nama penting itu tidak dapat tampil, pelatih Jeff Jiang Jie akhirnya menunjuk Jordan Michael Susanto dan Agil Angga Anggara sebagai pengisi posisi outside hitter. 

Dua nama lain yang mengisi slot serupa adalah Boy Arnez Arabi dan Fahri Septian Putratama. Komposisi ini dianggap cukup solid untuk menjaga intensitas serangan Indonesia.

Media Vietnam, TheThao, menilai absennya beberapa pemain inti tidak otomatis melemahkan kekuatan Indonesia. Mereka menyebut Garuda tetap menjadi favorit karena masih memiliki banyak opsi berkualitas di posisi spiker. 

Menurut laporan mereka, kolaborasi Rivan Nurmulki dan Agil Angga Anggara berpotensi menjadi tumpuan utama dalam menggebrak pertahanan lawan.

Apalagi, kedua pemain tersebut memiliki chemistry yang baik sejak tampil bersama di Surabaya BIN Samator pada Proliga 2023. 

Rivan dan Agil juga baru menyelesaikan kompetisi di Kejuaraan Nasional Vietnam 2025. “Patut dicatat, dua spiker andalan Rivan Nurmulki dan Agil Angga Anggara baru saja menjalani masa kompetisi di Kejuaraan Nasional Vietnam 2025,” tulis TheThao. 

Mereka menambahkan, “Sementara Rivan bermain untuk The Cong Tan Cang, Agil berada di skuad Da Nang, sehingga membantu kedua tim Vietnam mendapatkan lebih banyak pengalaman internasional sebelum musim SEA Games.”

TheThao juga menegaskan bahwa Indonesia masih menjadi raksasa Asia Tenggara. “Tim voli putra Indonesia adalah kekuatan nomor satu di Asia Tenggara, mendominasi arena SEA Games selama tiga edisi berturut-turut.” 

Mereka mengingatkan kembali bahwa pada SEA Games ke-31 di Vietnam (2022), Indonesia mampu menaklukkan tuan rumah di laga final untuk meraih gelar juara.

Untuk SEA Games 2025, Indonesia akan berlaga di Grup B bersama Filipina, Kamboja, dan Myanmar. Pertandingan dijadwalkan berlangsung pada 13–19 Desember 2025 di Indoor Huamark Stadium, Bangkok. 

Tantangan mempertahankan kejayaan jelas tidak ringan, tetapi Indonesia tetap diyakini punya kekuatan cukup untuk kembali meraih medali emas meski tanpa Farhan Halim. (udn)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:10
08:13
08:52
02:17
01:33
03:09

Viral