news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Mas-Mas Official Enduro Sudah Tahu Arah Servis Ace dari Arneta, tapi Megatron Cs Tetap Tumbang 0-3 dari Phonska di Proliga 2026!.
Sumber :
  • instagram JPEVolley / x mojiupdates

Mas-Mas Official Enduro Sudah Tahu Arah Servis Ace dari Arneta, tapi Megatron Cs Tetap Tumbang 0-3 dari Phonska di Proliga 2026!

Kamera menyorot seorang official Jakarta Pertamina Enduro yang tampak melambaikan tangan tiga kali, seolah memberi isyarat. Namun Salas Cs tak mampu menghalau
Kamis, 26 Februari 2026 - 23:23 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Ada momen unik yang mencuri perhatian saat laga panas antara Jakarta Pertamina Enduro melawan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di Sentul. 

Di tengah ketegangan pertandingan, kamera menyorot seorang official Pertamina Enduro yang tampak melambaikan tangan tiga kali, seolah memberi isyarat arah servis lawan. Aksi spontan itu langsung viral dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Melansir unggahan X dari akun @mojiupdates, official tersebut terlihat seperti sudah memprediksi arah servis ace yang dilepaskan Arneta. 

“Mas-mas official Pertamina Enduro ternyata sudah memprediksi arah bolanya?,” tulis akun tersebut dalam keterangan video. 

Benar saja, bola keras yang diarahkan Arneta meluncur sesuai “tebakan” sang official dan gagal diantisipasi Salas. 

Poin bertambah untuk Phonska, skor berubah menjadi 11-10. Sayangnya, momen jenaka itu tak mampu mengubah nasib Enduro di laga krusial tersebut.

Mas-Mas Official Enduro Sudah Tahu Arah Servis Ace dari Arneta, tapi Megatron Cs Tetap Tumbang 0-3 dari Phonska di Proliga 2026!
Sumber :
  • X mojiupdates

Dominasi Phonska, Juara Bertahan Tersungkur

Terlepas dari momen viral tadi, pertandingan di GOR Padepokan Jenderal Pol Kunarto, 26 Februari 2026, menjadi panggung dominasi penuh Phonska. 

Mereka tampil disiplin sejak set pertama dan tak memberi ruang bagi Megawati Hangestri serta kolega untuk mengembangkan permainan.

Dua set awal ditutup dengan skor identik 25-20. Phonska mendikte tempo, memaksimalkan pertahanan rapat, dan efektif dalam transisi dari bertahan ke menyerang. 

Serangan-serangan Enduro kerap terpatahkan blok kokoh lawan, memicu sejumlah kesalahan sendiri.

Memasuki set ketiga, tekanan mental mulai terasa pada kubu juara bertahan. Phonska semakin percaya diri dan mengunci pertandingan dengan kemenangan 25-17. 

Skor akhir 3-0 menegaskan bahwa laga ini bukan sekadar kemenangan, melainkan pernyataan kekuatan dari sang pemuncak klasemen.

Alamak, Juara Bertahan Tersungkur! Megatron Cs Dibantai 3-0, Phonska Kirim Peringatan Keras di Proliga 2026
Sumber :
  • instagram jpe volley / petrovoli

Megatron Cs Kehilangan Momentum

Bagi Jakarta Pertamina Enduro, kekalahan ini menjadi pukulan telak. Status sebagai juara bertahan tidak cukup untuk meredam agresivitas Phonska. 

Megawati Hangestri yang selama ini menjadi andalan serangan terlihat kesulitan menembus pertahanan lawan yang tampil sangat terorganisir.

Secara statistik, menahan Enduro di angka 20, 20, dan 17 menunjukkan konsistensi luar biasa dari Phonska. 

Bahkan momen servis ace Arneta yang “terprediksi” oleh official Enduro menjadi simbol bahwa membaca arah bola saja tak cukup jika eksekusi di lapangan tak maksimal.

Kekalahan ini juga mempertegas hasil pertemuan sebelumnya, di mana Enduro sempat takluk 1-3 pada putaran pertama. 

Artinya, sepanjang musim reguler, Megatron cs belum mampu menemukan formula untuk menaklukkan rival utamanya tersebut.

Dampak ke Klasemen Proliga 2026

Hasil ini memastikan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia menutup musim reguler Proliga 2026 sebagai pemuncak klasemen dengan sembilan kemenangan dan 26 poin. 

Sementara Jakarta Pertamina Enduro harus puas di posisi kedua dengan delapan kemenangan dan 24 poin.

Secara matematis, kedua tim memang sudah mengamankan tiket final four. Namun finis sebagai runner-up tentu berdampak pada peta persaingan di fase berikutnya. Status pemuncak memberi keuntungan psikologis sekaligus momentum bagi Phonska.

Di sisi lain, Enduro harus segera berbenah. Final four bukan hanya soal teknik, tetapi juga mental dan konsistensi. 

Jika tak mampu memperbaiki efektivitas serangan serta mengurangi unforced error, ancaman kehilangan takhta juara akan semakin nyata.

Momen viral prediksi sang official mungkin menjadi hiburan di tengah kekalahan. Namun di atas lapangan, yang menentukan tetaplah performa kolektif tim. 

Kini pertanyaannya, mampukah Megatron cs bangkit di final four dan membalas dominasi Phonska, atau musim ini benar-benar menjadi milik sang pemuncak klasemen? (udn)
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:46
01:34
07:27
02:53
00:44
06:12

Viral