news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Yolla Yuliana, Jakarta Livin Mandiri di Proliga 2026.
Sumber :
  • instagram yollayuliana1515

Mengenal Yolla Yuliana: Proliga 2026 Jadi Pembuktian Yolla Usai Pensiun dari Timnas Voli Putri Indonesia, Masih Layak Disebut Ikon Voli Indonesia?

Karier Yolla Yuliana dimulai dari klub lokal seperti Alko Bandung sebelum melambung bersama Elektric PLN dan Bandung BJB Tandamata. Pensiun dari Timnas Voli Putri
Jumat, 27 Februari 2026 - 14:40 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Mengenal lebih dekat Yolla Yuliana berarti memahami sosok atlet yang tak hanya dikenal karena paras menawan, tetapi juga konsistensi dan mental baja di lapangan. 

Lahir di Bandung, 16 Mei 1994, Yolla tumbuh menjadi salah satu middle blocker terbaik yang dimiliki Indonesia. 

Dengan tinggi 181 cm dan jam terbang lebih dari satu dekade, ia menjelma sebagai figur senior yang matang tenang membaca permainan, presisi dalam blok, dan efektif saat melakukan quick attack.

Di Proliga 2026, namanya kembali jadi sorotan. Bersama Jakarta Livin Mandiri, Yolla tampil sebagai benteng pertahanan yang kokoh di tengah persaingan ketat menuju final four. 

Pengalaman panjangnya di level nasional dan internasional membuatnya bukan sekadar pemain inti, tetapi juga penyeimbang emosi tim.

Di tengah tekanan klasemen yang kian panas, kehadiran Yolla seperti jangkar yang menjaga stabilitas permainan Livin Mandiri.

“Tembok Pertahanan” yang Jadi Kunci Final Four

Mengenal Yolla Yuliana: Proliga 2026 Jadi Pembuktian Yolla Usai Pensiun dari Timnas Voli Putri Indonesia, Masih Layak Disebut Ikon Voli Indonesia?
Sumber :
  • instagram yollayuliana1515

Sebulan sebelum klasemen memanas, Yolla sudah memberi sinyal tegas lewat unggahan Instagram pribadinya. 

“Mau lihat tembok pertahananku? Jaga tengah, jaga harapan. Blokir serangan, amankan kemenangan.” 

Kalimat itu kini terasa bukan sekadar gimik, melainkan refleksi tanggung jawabnya sebagai middle blocker senior.

Ucapan tersebut benar-benar diuji saat Livin Mandiri berada di posisi krusial. 

Hingga fase akhir reguler Proliga 2026, Livin mengoleksi enam kemenangan dan 18 poin, bersaing ketat dengan Jakarta Electric PLN yang memiliki poin sama namun unggul rasio set. 

Di bawahnya, Jakarta Popsivo Polwan terus menempel dengan selisih tipis. Situasi ini membuat setiap set dan reli bernilai strategis.

Peran middle blocker dalam kondisi seperti ini sangat vital. Bukan hanya mencetak angka lewat quick attack, tetapi juga mematahkan momentum lawan melalui blok yang tepat waktu. 

Di sinilah “tembok pertahanan” Yolla menemukan maknanya. Ia menjaga area tengah net sekaligus menjaga harapan tim tetap hidup. Pengalaman panjangnya membuat Livin tetap tenang saat tekanan datang bertubi-tubi.

Aksi Yolla Yuliana di Proliga 2026
Sumber :
  • instagram yollayuliana1515

Sehari setelah kemenangan penting yang menjaga asa empat besar, pernyataan resmi klub menyebut bahwa hasil positif diraih berkat permainan rapi dan konsistensi. 

Narasi itu selaras dengan karakter Yolla musim ini. Ia tidak lagi tampil meledak-ledak seperti masa muda, tetapi lebih efisien dan cermat membaca arah bola. 

Detail kecil, penempatan blok, komunikasi dengan setter dan libero, menjadi penentu nasib besar.

Perjalanan Karier dan Deretan Prestasi

Karier Yolla dimulai dari klub lokal seperti Alko Bandung sebelum melambung bersama Jakarta Elektric PLN dan Bandung BJB Tandamata

Ia juga pernah memperkuat Jakarta Pertamina Fastron serta mencicipi atmosfer liga Jepang bersama Tokyo Sunbeams

Kini, bersama Livin Mandiri, ia kembali membuktikan bahwa pengalaman adalah aset mahal dalam kompetisi panjang.

Menurut atlet voli cantik asal Bandung itu, voli bukan hanya soal kekuatan otot, tapi juga soal ketenangan dan mental.

Keputusan bergabung dengan Livin Mandiri pada 2026 pun sempat menjadi perbincangan. Ia menyebut klub tersebut memiliki visi yang sejalan dengannya. 

“Saya melihat potensi besar di Jakarta Livin Mandiri. Bergabung di sini adalah tantangan baru bagi saya. Saya ingin membantu tim ini bersaing di papan atas dan membuktikan bahwa pengalaman adalah aset berharga dalam sebuah kompetisi panjang seperti Proliga,” ujarnya optimistis.

Yolla Yuliana berseragam Timnas Voli Putri Indonesia
Sumber :
  • instagram yollayuliana1515

Daftar Prestasi Yolla Yuliana

Bersama Timnas Voli Putri Indonesia:

* Medali Perunggu SEA Games 2013 Myanmar
* Medali Perunggu SEA Games 2015 Singapura
* Medali Perak SEA Games 2017 Malaysia
* Runner-up AVC Challenge Cup 2023 (kini AVC Nations Cup)
* Peringkat 5 AVC Nations Cup 2025 Vietnam
* Peningkatan peringkat dari posisi 7 (2024) ke 5 (2025) di AVC Nations Cup

Bersama Klub:
* Internasional:
Tokyo Sunbeams (Jepang, 2024–2025)

* Proliga Indonesia
Jakarta Elektrik PLN (2010–2016, 2024)
Manokwari Valeria Papua Barat
Jakarta BNI 46 (2017–2018)
Bandung BJB Tandamata (2019–2022)
Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia (2022)
Jakarta Pertamina Fastron (2023)
Jakarta Bhayangkara Presisi

Selama membela tim nasional, Yolla mencatat masa pengabdian sekitar 15–16 tahun sejak 2008. 

Dalam pernyataannya, ia mengungkap, “Seperti caption-nya juga sudah 14 tahun ya aku di Timnas, kurang lebih. Sebenarnya sih bisa dibilangnya 16 tahun, karena aku dari 2008 yang mana aku masih SMP terus sampai tahun ini, dan aku pernah cuti hamil juga di tahun 2014. Jadi kurang lebih antara 15 dan 16 tahun.”

Yolla Yuliana selaku kapten Jakarta Livin Mandiri di proliga 2026.
Sumber :
  • tvOne - Ilham Giovani Pratama

Pensiun dari Timnas dan Sorotan Kehidupan Pribadi

Keputusan pensiun dari Timnas Voli Putri Indonesia diumumkan pada 17 Juni melalui PBVSI. Langkah tersebut menandai akhir perjalanan panjangnya bersama Merah Putih. 

Meski tak lagi berseragam timnas, kontribusinya tetap terasa, terutama sebagai panutan bagi generasi muda.

Ajang terakhirnya bersama tim nasional adalah AVC Nations Cup 2025 di Vietnam, di mana Indonesia finis di posisi kelima. 

Sebelumnya, pada AVC Challenge Cup 2023 di Gresik, Indonesia meraih posisi runner-up setelah laga dramatis lima set melawan Vietnam.

Di luar lapangan, kehidupan asmara Yolla kerap jadi bahan perbincangan publik. Ia dikenal memiliki sejumlah mantan kekasih dari berbagai latar belakang, mulai dari atlet hingga figur publik. 

Statusnya sebagai atlet populer membuat kisah cintanya tak luput dari sorotan media sosial. Namun, Yolla memilih tetap profesional dan tidak membiarkan urusan pribadi mengganggu performanya di lapangan.

Kini, fokusnya tertuju penuh pada Proliga 2026. Dengan dua tim sudah mengamankan tiket final four, persaingan memperebutkan dua slot tersisa berlangsung sengit. Livin Mandiri harus menjaga konsistensi hingga laga terakhir reguler.

Pernyataan Yolla sebulan lalu terasa visioner. “Jaga tengah, jaga harapan” bukan hanya slogan, tetapi filosofi musim ini. 

Jika Livin Mandiri berhasil melangkah ke final four, maka tembok pertahanan yang ia janjikan benar-benar menjadi fondasi keberhasilan.

Proliga 2026 belum usai. Namun satu hal pasti: Yolla Yuliana telah menegaskan level dan tanggung jawabnya. 

Setelah pensiun dari timnas, ia tetap berdiri kokoh menjaga tengah, menjaga harapan, dan menjaga mimpi Jakarta Livin Mandiri tetap hidup. (udn)
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:35
02:39
01:06
04:15
02:02
08:19

Viral