- Instagram/@persija
Top 3: Persija Jakarta Diterpa Badai, Takdir Megawati Hangestri, hingga Bek Keturunan Indonesia Masuk Radar Liverpool
Percakapan tersebut mengungkap fakta menarik bahwa mereka sebenarnya pernah bertemu di lapangan, tetapi sebagai lawan.
Pertemuan itu terjadi saat Asian Games 2018 ketika Timnas Voli Putri Indonesia menghadapi Korea Selatan di babak perempat final.
Megawati yang saat itu masih menjadi pemain muda membela Indonesia bersama Wilda Nurfadhilah, Berlian Marsheilla, dan rekan-rekannya.
Sementara Korea Selatan diperkuat pemain yang kini menjadi bintang di V-League seperti Park Eun-jin, Jung Ho-young, Kim Suji, Yang Hyo-jin, hingga Kim Yeon-koung.
Korea Selatan akhirnya memenangkan pertandingan tersebut dengan skor 3-0.
Namun bertahun-tahun kemudian, Megawati justru dipertemukan kembali dengan beberapa pemain Korea tersebut sebagai rekan satu tim di Red Sparks.
Momen itu bahkan membuat Jung Ho-young menyebut pertemuan mereka sebagai sebuah takdir.
Bek PSV Keturunan Indonesia Masuk Radar Liverpool
- psv.nl
Nama bek muda PSV Eindhoven, Ryan Flamingo, juga menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola.
Pemain berusia 23 tahun itu sebelumnya menarik perhatian publik Indonesia setelah memasang bendera Merah Putih di bio Instagram pribadinya.
Hal tersebut memicu spekulasi bahwa ia memiliki ketertarikan untuk membela Timnas Indonesia.
Rumor semakin ramai setelah Flamingo juga berinteraksi dengan striker Indonesia, Ole Romeny, di media sosial.
Di sisi lain, performa Flamingo bersama PSV juga membuatnya dikaitkan dengan klub raksasa Inggris, Liverpool FC.
Media yang fokus memberitakan Liverpool, DaveOCKOP, menyebut bahwa Flamingo menjadi salah satu bek muda yang masuk radar pemantauan klub tersebut menjelang bursa transfer musim panas.
Bek setinggi sekitar 186 cm itu dinilai memiliki karakteristik bek modern dengan kemampuan distribusi bola dan umpan progresif yang menonjol.
Meski demikian, peluang Flamingo untuk langsung bergabung dengan Liverpool dalam waktu dekat disebut masih kecil karena The Reds sudah memiliki beberapa bek muda potensial dalam skuad mereka.
Sementara itu, harapan publik agar Flamingo memperkuat Timnas Indonesia juga menghadapi kendala regulasi FIFA karena garis keturunan Indonesia yang dimilikinya disebut berasal dari generasi buyut.